×'perpecahan'×

473 48 1
                                        

steve kaget begitu ia mendengar saat hendak masuk, kaget peter akan koma selama itu.

bagaimana tidak? luka itu membuat peter harus tidur dengan mimpi buruknya selama berbulan lamanya. semua tatapan tertuju padanya karena ia datang langsung berteriak tapi itu tak akan bisa memberhentikan langkah masuknya.

"mengapa kau tidak memberitahu ku?!"

"hey santai steve." ujar nat, jangan karena emosi ini malah membuat orang yang sedang dalam pengobatan ini ikut tersulut juga emosinya.

"santai? peter koma nat! bagaimana bisa aku santai?"

"aku hanya ingin menenangkan tapi kau malah berteriak?"

malah nat yang tersulut emosi, ia sampai meneriaki steve balik hingga berdiri.

"hei! hei! kalian sudah dewasa, ini bisa di selesaikan secara baik-baik." sambar thor.

"diam kau! tak usah ikut campur."

"kau yang seharusnya diam steve!!" teriak tony, ia tak mau gedungnya ini menjadi sarang orang yang sedang emosi.

"aku masih ingat kau mengatakan ini semua salah ku, mengajak peter ke kehidupan hancur ku seperti ini. aku ingat semuanya, ingat semua yang kau katakan sebelumnya. dan ini seharusnya tanggung jawabku. kau yang tak usah ikut campur dalam masalah ku!"

"karena aku ayahnya. aku juga berhak tau bagaimana keadaan peter."

"jika kau ayahnya seharusnya kau datang saat kami semua melawan ratusan pasukan taskmaster, bukan pergi seenaknya. dan saat peter masuk rumah sakit apa kau ada disana steve? kemana kau pergi?"

walau sudah emosi ia tak dapat menjawab karena apa yang dikatakan tony semua adalah benar, steve tidak lagi membantah semuanya. apa yang sebenarnya ia lakukan? apa tak sedikit pun ia sadar atas semua yang ia perbuat dan yang ia katakan?

"kau bilang melawan taskmaster sendirian, tapi kau sama sekali tidak membawa peter pergi? apa yang sudah kau perbuat?"

"justru kau malah membuat keluarga ini hancur."

dengan begitu tony pergi menyisakan semua terdiam.

mungkin bukan waktunya ikut campur dalam masalah orang lain.

!!!

semenjak peter koma, suasana disini semakin suram.

terasa dingin sejak pertengkaran itu hampir tidak ada satu kata pun keluar dari mulut mereka ketika bertemu, terlebih bucky datang tidak tau apapun yang telah terjadi.

beruntung dia bisa menerima suasana dan mengerti untuk tidak menyinggung lagi soal permasalahan kemarin, well bukan kemarin sih.

sudah beberapa minggu, yah hampir sebulan. dan peter belum juga membuka matanya.

sehari setelah peter dirawat, wade terbangun. ada masalah pada tubuhnya membuatnya kemarin jatuh pingsan, ehm ini bukan masalah lukanya yang bisa cepat sembuh.

dan wade tidak akan menceritakan sebelum peter bangun, sudah lama juga wade menjenguk peter.

terkadang bertemu dengan temannya yang savage, tak lupa juga si gemuk untuk menjenguk.

setidaknya wade tidak sendiri untuk melihat perkembangan kesembuhan peter, ia terkadang nangis karena semua ucapan yang panjang seperti dongeng tak mendapat jawaban dari peter.

dan (lagi) keberuntungan ada di dirinya karena sempat wade mencuri kesempatan untuk mengecup -read : mencium- pipi peter, jika tony tau jangan harap bisa masih keadaan utuh.

HALCYONCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang