Kini ardian dan aresha berjalan menuju tengah lapangan mereka bertemu dan saling berhadapan ardian sebelah kanan dan aresha sebelah kiri banyak sekali yang meneriaki mereka lebih tepatnya ardian yang pasti itu adalah fans ardian
Banyak sekali yang menonton pertandingan ini bahkan aresha sempat tertegun karna jumlahnya terbilang sangat vantatis
di tambah sudah waktunya istirahat jadi orang berbondong bondong menuju lapangan basket karna pertandingan seperti ini sangat langka karna sebelumnya
ardian tidak pernah bertanding dengan seorang wanita
"Bersedia"ucap hero yang berada di tengah mereka
Mereka bersama mengangukan kepalanya
Hero meniup peliut dan di waktu bersamaan,ia melempar bola basket ke atas di antara ardian dan aresha
Dan,ardianlah yang berhasil mendapatkan bola karna memang tinggi ardian bukan main jdi dengan cepat ardian berhasil menangkapnya
ardian mendrible bola basket dan melemparnya dengan lincah dan yap masuk!
Kini poin mereka
1 0
aresha dengan cepat menangkapnya dan mendribel dan melemparnya
1 1
Ardian tak tinggal diam ia merebut bola yang sudah di tangan aresha dan memdribelnya dan melemparnya
2 1
Permain berlanjut dengan menegangkan
Ardian yang sudah mencetak poin 30 dan aresha mencetak poin 31Aresha dengan lincah merebut bola dari ardian dan mendrible dan melompat lalu memasukanya ke dalam ring
Kini aresha mencetak poin 32Kini areshalah yang menjadi pusat perhatian bagaimana tidak
Penampilanya yang jauh berbeda dari biasanya rambut yang tergerai secara sendirinya juga saat ia melompat tadi menampilkan perut putih milik aresha yang membuat para pria menelan air liurnya
Ardian mendekati aresha yang sedang mendrible bola bsketnya ardian menoel bahu aresha sontak aresha menengoknya tapi tanganya tetap terus mendrible bola basktenya ardian membisikan sesuatu kpd aresha
"Pinjam dulu bolanya sayang"bisik ardian lembut yang membuat aresha mematung
Ardian dengan cepat merebut bolanya dan melemparnya ke dalam ring dan kini ardian mencetak
32 poin dan aresha 32 semua yang berada di lapangan berteriak histeris karna inilah penentu sang pemenang"Semangatt aresha"teriak amel yang berada di pinggir lapangan
Aresha tersadar dari lamunanya karna mendengar suara toa yang ia sudah tau pemiliknya aresha membalikan tubuhnya dan ternyata ardian sudah mencetak poin
Kok gue bego banget si,batin aresha sambil menepuk jidatnya
Aresha dengan cepat mengambil alih bola yang berada di tangan ardian dengan cepat ia melemparnya dengan cepat ardian menangkapnya dari belakang dan melempar kembali
Semua terpana dengan aksi ardian bagaimana tidak terpana
Rambut yang sudah basah juga dahi yang di penuhi keringat menambah kesan sexyAresha membalikan badanya saat ia membalikan badanya
Brug
Semua orang menjerit histeris termasuk fans ardian
Aresha menumbruk dada bidang milik ardian karna jarak mereka berdua sangat dekat,aresha meruntuki nasibnya dan menatap ardian dengan tak sengaja mata mereka bertemu
Gue gak boleh suka sama es batu,batin areshaLucu,batin ardian terkekeh
PRITTTT
Suara peluit itu membuyarkan semuanya dengan cepat aresha mengalihkan matanya ardian yang melihat pipi aresha yang sudah seperti kepiting rebus hanya tersenyum tipis
KAMU SEDANG MEMBACA
DINGIN
RomanceARDIAN ADHILIO GAVIN sebut saja si es kutub cewe itu yang pertama kalinya memanggilnya dengan sebutan es Tak tertebak ternyata di balik sifat dinginya tersebut ada masa lalunya yang selalu menghantuinya membuat ia merasa bersalah terus menerus.. S...