Kamu sempurna
Dalam merenggut semuanya.
Stephani.
Setelah Rendra mengucapkan salam Aca pun langsung membuka matanya mengedarkan pandangannya untuk mencari bi Siti.
"biiii, bi Siti" ucap aca dengan suara serak.
"eh non, udah sadar non?" ucap bi siti sambil berjalan ke aran nonnya itu
"udah bi dari tadi tapi males jalan jadi ngga bangun biar di gendong" ucap aca dalam hati sambil senyum senyum.
"non ini kenapa? Kok ya senyam senyum ngono" ucap bi Siti bingung
"ngga bi ngga papa, Rendra udah pulang ya bi?" ucap aca sambil mengedarkan pandangannya.
"ohhh, aden itu namanya Rendra. Pacarnya non Aca ya? Ganteng non bibi juga suka" ucap bi Siti sambil senyam senyum ga jelas.
"Apaan si bi, bukan pacar cuma temen" ucap aca sambil senyam senyum.
"alah anak muda biasa sok jual mahal padahal aslinya beuhhh"
"Apaan si bibi ini" ucap aca sambil tertawa dan disusul dengan tawa Bi siti.
"Aduh ada apa ini seru banget kayaknya sampai ngga kedengeran salam nya mama? " ucap Bunda Aca yang membuat dua wanita itu terkejut.
"eh Bunda" ucap aca dengan mata yang berbinar.
"loh anak kesayangan mama kok sudah pulang? Kenapa sayang?". Ucap mama aca sambil menuju ke Aca.
"ini Nyonya tadi non aca pingsan di sekolah". Ucap Bi siti
"Ya Allah nak, tapi kamu ngga apa kan ya?" ucap mama nya sambil mengusap wajah cantik Aca.
"nggapapa Bun, tapi Aca laper" ucap aca sambil merengkuh mamanya itu.
"oke, Bunda masakin, Aca mau makan pake apa?"
"sup Ayam pake brokoli yang banyakkkk banget" ucap aca dengan gembira.
"siappp non aca nya Bunda" ucap mama aca menirukan gaya hormat bi Siti yang disusul tawa ketiga wanita itu.
Setelah makan akhirnya aca mengganti pakaiannya dan merebahkan dirinya ke kasur empuk dikamarnya.
"hemmm, kok jadi sembuh gini si gara gara dianter dia pulang" ucap aca sambil tersenyum
"ngapain ya?, ah nulis diary aja deh" akhirnya aca memutuskan untuk kembali mengisi diary nya itu.
Dear Diary
Hari ini aku akhirnya merasakan hal yang berbeda, ternyata rasa ini benar-benar nyata, meski aku tau tiada tempat untukku mencintainya, dan tiada mungkin dia membalas sebuar rasa yang terus ku paksa sirna.
#Nathasya Cinta
Setelah menuliskan itu aca kembali menyimpan diarynya di suatu tempat yang aca yakini tak satupun orang akan menemukannya kecuali dirinya.
"Tidur lagi aja deh" akhirnya Aca melanjutkan tidurnya....
Sampai akhirnya tidurnya itu terusik oleh Bundanya.
"Aca sayang, bangun yuk ada temen temen kamu nih" ucap mamanya sambil mengusap wajah Aca.
"hemmm, siapa Bun?" ucap aca sambil mengusap wajahnya.
" Fani, Devia, sama 2 cowo mamah ngga tau"
"oh oke, Aca ganti baju dulu"
"iya, nanti langsung turun ya sayang"
KAMU SEDANG MEMBACA
TERIMAKASIH CINTA
RomanceCinta? siapa tak mengenalnya siapa yang tak pernah merasakan nya? kuyakini semua tau dan pernah mencintai. Dan sakit adalah resiko jika cinta harus terus mengalah. Mencintainya bagiku adalah bahagia dan luka yang berhasil aku ciptakan sedemikian...
