Pagi yang cerah,secerah hari ini.Farah bangun pagi.Ini Hari libur jadi ia berniat untuk joging sepagi ini.
"Tumben udah bangun,mau kemana?".tanya Dini sembari menuangkan air mineral ke gelas yang ia bawa dari dapur
"Joging lah,mau ikut mih?"
"Ngga ah,sama papih gih jogingnya".titah Dini dan diangguki Farah
Beberapa menit kemudian...
"Mih Kita berdua joging dulu ya".pamit Hendri,sang suami.
"Iya hati-hati".timpalnya sedikit teriak dari arah dapur
"papih!tunggu dulu".cegah Dini
Farah dan Hendri yang setengah jalan hanya berhenti dan menengok ke sumber suara.
"Apa si mih".ucap Hendri
"Mamih nitip ketoprak mang Agus ya,yang ada di depan perempatan jalan".titahnya yang diangguki Hendri begitu saja
Farah dan Hendri benar-benar sudah keluar rumah dan mereka berdua lari bareng,terkadang antara Hendri dan Farah bercanda hanya mencairkan suasana canggung.Baru kali ini Farah dan Hendri joging bareng lagi,biasanya Farah masih tidur dan Hendri sibuk dengan pekrjaannya.
***
"Udah?nak?".tanya Hendri saat Farah menghapirinya dengan membawa satu kantong plastik
"Udah,nih liat aja".Ujarnya sembari mengangkat pesanan mamihnya--Dini.
"Yaudah pulang yuk".ajak Farah dan diangguki Hendri
Tak membutuhkan waktu lama,Farah dan Hendri kini sudah masuk kerumahnya
"Mamih,ini ketoprak pesanan mamih"Ujar Farah dan meletakannya diatas meja makan
"Pih,Farah keatas ya mau mandi dulu heheh".ujarnya sembari nyengir kuda
"Iya,kalo udah kamu turun lagi.Kita makan ketoprak bareng,kitakan beli tiga bungkus".titah Hendri dan diangguki mantap oleh Farah
Farah naik keatas dan ia segera masuk kamar mandi,ia mulai ritual mandinya dengan berendam dengan air susu.
Tak lama setelah Farah mandi,kini Farah kembali lagi dan sudah ada dimeja makan bersama kedua orang tuanya, Hendri dan Dini.
"Gimana jogingnya?seru?".Tanya Dini disela-sela
makan ketoprak-nya
"Seru,walaupun cape si mih"timpalku sembari menyuapkan satu sendok ketoprak kemulutnya
"Namanya juga joging sayang,pasti cape lah.Mau ngga cape?".sambung Hendri
"Mau,apaan tuh pih".tanyaku antusias
"Rebahan".timpal Dini dan Hendri bersamaan
"Cie cie,jawab aja sampe barengan gitu".goda Farah kepada kedua orang tuanya
Ting nung! Ting nung!
"Siapa yang bertamu?bukain gih sayang".titah Hendri kepada Farah
"Siap pak boss".jawabku sembari menempelkan lima jari kanan nya dipelipis tanda hormat
"anak mu tuh,ada-ada aja pih".Ujar Dini sambil geleng-geleng
Ting nung! Ting nung!!
"Aelah orang kaga sabaran bener".gumam Farah
Ting nung!!! Ting nung!!
"Nyolot nih orang"
"Bentar!".teriak Farah sembari berjalan tergesah-gesah
Ceklek
"Cari siapa?".tanyaku kepada kurir yang ada didepannya itu
"Cari mbak Farah Evelyn Ada?".tanya kurir
"Saya sendiri,kenapa ya?"
"Ini ada paket buat mbak".jawabnya
"Dari siapa?perasaan saya,saya ngga mesen apa-apa".ujarku padanya
"Tapi bener kok mbak,buat Farah Evelyn dan alamatnya bener,kalo mbak ngga percaya monggo diliat".titahnya kepada farah,Farah pun melihat dipaket tersebut terpampang jelas namanya dan alamat rumah miliknya
"Em iya si,yaudah iya saya terima".Ujar ku
"Makasih mbak"
"Sama-sama"
Farah pun membawa paket yang tadi kurir kirimkan,ia bingung akhir-akhir ini banyak sekali kiriman paket tanpa ada nama si pengirimnya.Sampailah Farah dimeja makan,ia pun makan kembali
"Farah itu paket apa lagi si?".Tanya Hendri kepada anaknya
"Farah juga ngga tau pih isinya apa,Farah jadi takut deh pih mih".ujarku kepada mereka
"Takut kenapa?".tanya Dini
"Farah rasa kek diteror gitu".jawabku sembari menyingkirkan ketopraknya
Gimana?partny udh panjang belum?
Intinya janlup voment+share ny yaa 😄🙌
KAMU SEDANG MEMBACA
EZRA [end]
Teen FictionSatu minggu ini,Farah sering membawa nasi goreng yang dibuat oleh Dini. "lo gak bosen apa makan nasi goreng buatan nyokap gua?".tanya ku sambil natap dia yang sedang fokus sama makanan didepannya itu "Gak".jawabnya "Gua yang bawainnya aja bosen,apa...
![EZRA [end]](https://img.wattpad.com/cover/215404199-64-k864071.jpg)