Rapuh
Gegap gempita kusambut kegagalan
Impian yang tertunda oleh kenyataanLetih
Begitulah raga yang tak sanggup menatap pahitnya kehidupan
Mimpi, hanya angin lalu yang tak berartiEsok masih ada mentari
Kuharap senyumnya tak sesinis candamu!Merebah bukan berarti menyerah
Kutatap langit semesta, berjuta harap masih tergantung begitu kokohnyaSendiri
Semenjak Kau pergi tanpa permisi
Cita-cita bersama hanyalah ilusiMengeluh?
Untuk apa lagi
Semua sudah terjadi
Cukup Aku sendiri, menanti luka mengering tanpa sesiapapun peduliImam Abdullah El-Rashied
Mukalla, 2 April 2020.

KAMU SEDANG MEMBACA
Sajak Drama Senja
PoetrySajak Drama Senja Oleh: Imam Abdullah El-Rashied FB | IG | TW | TG | WP | YT @elrashied_imam elrashied.wordpress.com Drama Senja Suara serempak burung gagak menggema Memenuhi angkasa merah langit Mukalla Drama Senja, itulah titahnya Kala Mentari men...