Kau penjarakan diriku dalam rindu yang menuntut temu.
Sedangkan kamu, telah berteman dengan lupa karena memilih orang yang lebih baik dariku.Lantas? Aku hanya tahanan rasa, yang tak mampu membela diri atas segala prasangka.
Bagiku, mencintaimu tak kan pernah berakhir, meski nafasku telah menemui ujung takdir.Imam Abdullah El-Rashied
Mukalla, 22 Juni 2020

KAMU SEDANG MEMBACA
Sajak Drama Senja
PoetrySajak Drama Senja Oleh: Imam Abdullah El-Rashied FB | IG | TW | TG | WP | YT @elrashied_imam elrashied.wordpress.com Drama Senja Suara serempak burung gagak menggema Memenuhi angkasa merah langit Mukalla Drama Senja, itulah titahnya Kala Mentari men...