SDS 30

66 7 0
                                    

Kau tahu?
Saat Mukalla berselimut gelapnya malam, ada rindu yang mulai merajam. Terdengar gemuruh suara ombak menggeram, di bawah cahaya Rembulan yang temaram.

Wajahku menempel di daun jendela. Berharap mendengar suaramu menyapa. Menatap remang wajah laut dengan seutas cahaya.

Ah, harapan itu kembali berdenyut di sekujur nadiku. Menjadi nafas yang terhembus dalam aliran do'aku. Menampakkan senyummu, yang berdetak di jantungku.

Rasanya ingin segera kubisikkan di telingamu, "Aku masih mencintaimu dan akan terus mencintaimu dengan caraku."

Imam Abdullah El-Rashied
Mukalla, 19 Agustus 2019.

Sajak Drama SenjaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang