Petang di Sudut Kota
Di sudut kota, dalam petang yang menjelang
Kau berdiri menyesap kertas yang kau bakar
Menggigil saat angin mulai mengusap tubuh yang penuh dengan peluh
Sesekali mengaduh
Mengeluh pada nasib yang keruh
Perlahan rinai hujan menyapu tulang belulangmu yang semakin tampak jelas saat air menjejaki tubuhmu
Sesekali menyisir sekitar, melihat nasib baik di sekitar
Berharap dunia benar berputar
Mengubah yang terpuruk menjadi angin yang sejuk
Mengubah apa yang sesak menjadi sesuatu yang penuh harap
---QatSeleva---
