18

1.1K 79 11
                                        

***

Sehun dan Nayeon sampai di Rumah putih dan terlihat disana Nayeon sangat senang bersama dengan anak-anak kecil tersebut
Sementara Sehun duduk disebuah meja diteras memperhatikan Nayeon yang tengah mengajari anak-anak itu menggambar

“2 Minggu yang lalu dia juga kesini sendirian… dengan taxi” kata Bibi Park
Sehun melihat Bibi Park

“2 Minggu yang lalu?”

“Hemm aku yakin dia pasti tidak memberi tahumu.. karena dia datang dengan taxi.. pagi sekali lalu hampir mau menginap tapi tidak aku izinkan”

Sehun diam.. berarti Nayeon kesini
“Aku tidak tahu masalah apa yang ada dalam rumah tangga kalian.. tapi apapun itu selesaikan segera jangan sampai dibiarkan masalahnya membesar.. “

Sehun hanya diam sambil tersenyum dan menatap kearah Nayeon

Selesai dari rumah putih, mereka makan malam dikedai dekat pantai

“Kata Bibi Park.. 2 minggu lalu kau ke panti ya?” tanya Sehun dan Nayeon menghentikan memakan buahnya

“Hemm”

Sehun mengambil tangan Nayeon lalu ia menciumnya

“Apapun itu.. jika kau marah.. jangan pergi tanpa memberi tahuku.. setidaknya beri tahu aku kau akan kemana..aku hampir gila mencarimu seharian dimana.. ponselmu mati dan kau pulang sangat malam sayang.. aku mohon lain kali jangan lakukan hal itu lagi” pinta Sehun lembut dan Nayeon mengangguk membuat Sehun tersenyum lalu mengacak rambut Nayeon

***

Nayeon sampai dikantor Sehun jam 1 siang dan ia terlihat membawakan makan siang untuk Sehun

Satu per satu karyawan menyapa Nayeon dan Nayeon membalas dengan ramah dan mereka tampak kagum dengan Nayeon dan selain itu juga kasihan dengan Nayeon karena mereka sudah mendengar rumor tentang hubungan Sehun dengan mantan kekasihnya Lisa

“Selamat siang Nyonya”

“Siang Tao.. Sehun Oppa dimana?”

“Tuan sedang rapat Nyonya.. Nyonya tunggu diruangan Tuan saja saya akan sampaikan jika Nyonya disini”

“Baiklah.. terima kasih Tao”

“Sama-sama Nyonya”

Nayeon masuk keruangan Sehun dan ia meletakan makan siangnya di meja dekat sofa lalu ia menuju ke jendela ruangan Sehun dan melihat kota Seoul

Sehun masih memimpin rapat dengan seluruh kepala direksi

“Kau ada masalah?” tanya Sehun pada Lisa saat mereka didalam lift dan disana sudah juga ada Tao

“Aku.. ada apa lagi?” tanya Sehun

“Kemarin Zico menemuiku lagi”

“Apa yang dia lakukan?” tanya Sehun

“Dia meragukan Hena anaknya” kata Lisa sedih

“Brengsek”

“Lalu dia kira Hena anak siapa?” tanya Sehun kesal dan saat Sehun akan membuka pintu ruanganna perkataan Lisa membuatnya berhenti dan langkahnya seketikan menjadi kaku dan Tao menatap kaget

“Anakmu”

Suasana sangat mencekam, Lisa menunduk dan rahang Sehun mengeras
“Aku?” tanya Sehun kaget

“Iya”

“Kau bercanda? Mana mungkin” kata Sehun

“Aku tidak tahu.. dia benar-benar membuatku marah Sehun” kata Lisa kesal
Sehun semakin pusing sekarang..dia memang ingin punya anak tapi itu bukan dari Lisa tapi dari Nayeon dan memikirkan jika benar anak itu adalah darah dagingnya sesektika membuatnya sangat takut
“ini Gila dan tidak masuk akal!” kata Sehun kesal

Her or MeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang