Birthday Gian

10 2 0
                                    


"Mungkin aku dan kamu dipersatukan untuk hidup bersama. Banyak rintangan yg kita lewati takdir yg bisa mempersatukan kembali hubungan kita, aku iklas melihat kamu tertawa dg yg lain meski hati ini tak rela melihatnya"

---Nasya POV---

***

Terik pagi menembus jendela rumah Nasya, hari ini Dia bangun pagi meskipun hari ini hari libur.

"Haii semua" uacap Nasya dg tersenyum manis rambut tergerai, "tumben lo bangun pagi, biasanya bangun jam 9" ikbal dg memakan cemilan di tangan nya, "hmmmm, ma jam 9 aku keluar ya mau ngerayain ulta temen" Nasya dg meminta izin, "iya nggk pp tapi jangan pulang sore²" ucap Mama Rina.

Setelah makan Nasya langsung mandi dan bersiap siap, Nasya memakai gaun berwarna pink dg rambut yg tergerai memakai pita berwarna pink.

🐨Cht🐨
Liana

"Nas gw nggk bisa jemput lo, lo sama kevin ya"

"Ha kevin"

"Ya ya lah siapa lagi"

"Yaudah deh"
(Read)

Nasya langsung memakai sepatu dan menunggu kevin di ruang tamu, hp Nasya bergetar melihat ada notif dari kevin.

🐨cht🐨
Kevin

"Nas aku udah di depan"

"Ok"
(Read)

Ma, bang, Nasya brangkat Assalamualaikum!!!"iya hati²" ucap Mama Rina. Nasya keluar menghampiri kevin yg sudah menunggu, "yuk brangkat" ucap Nasya dg memegangi tas nya, "kmu cantik banget Nas" kevin dg menaiki mobil, "udah deh gak usah gombal, yuk brangkat udah telat" Nasya sambil menaiki mobil. Mereka langsung menuju rumah Gian yg sudah ramai, "udah sampek" Ucap kevin dg membukak kan pintu Nasya, "makasih" Nasya, mereka berjalan masuk kerumah Gian.

Mereka berdua menghampiri Gian dan Liana, Nasya menjadi sorotan semua orang dia sekarang sangat, cantik memakain gaun dg rambut tergerai, "hai broo hbd" ucap kevin saling berjabat tangan, "makasi" gian dg tersenyum, "hbd gi semoga lo langgeng sama liana, nih kadonya" Nasya dg memberikan kado ke gian, "aminnn hahahaha" gian dg tertawa,
"AMINNNN" Ucap liana semangat.

Mereka semua mengobrol dan menikmati hidangan yg sudah di siap kan tiba² ada laki² dan sosok perempuan jalan menuju ke mereka, dia Farel dan Sherly, sherly adalah teman sekelas Gian, sherly dari dulu suka sama Farel, tapi farel tidak merespon meskipun Sherly telah memberi kode.

"Haii brey hbd" Farel dg mengulurkan tangan nya ke Gian, "makasi", "broo lo bawak cewek" kevin dg melirik Sherly, "yoii la, dia sherly" Farel,
"Hbd gi semoga lo tambah Pinter" Ucap Sherly dg saling berjabat tangan,
"Gilaa Farel keren banget memakai jas warna abu² dan sepatu hitam" Batin Nasya, "Nas lo mikirin Farel ya" Liana menggoda Nasya, "ennn,,,,gggakkk" Nasya menjawab dg gugup, "oke temen² makasi udah hadir di acara ulang taun gw" ucap Gian, "sekarang kamu tiup lilin nya dan potong kue nya, jangan lupa wish dulu" Liana, "tiup tiup tiup" para tamu undangan, setelah Gian meniup lilin dia mentong roti nya, "lo mau kasih ke siapa potongan roti pertama nya gi" ucap kevin, "potongan pertama aku kasih ke orang yg spesial yaitu Liana" Gian dg menyuapi sepotong roti ke Liana, "makasii" liana dg wajah memerah.

Mereka semua saling berbincang bincang dg memakan suguan yg sudah di siap kan, Nasya melihat sekeliling nya semua sibuk sendiri, liana pacaran sama Gian, semua temen² pada bawak pacar, Nasya bingung apa yg harus dia lakukan, Nasya melihat ke arah Farel dia sedang bercanda dg sherly sambil seyum², tiba² ada yg memanggil Nasya dari arah dimana Farel dan sherly berada,  "haii Nas apa kabar" ucap sherly, "baik", "oh ya nas doain gw ya sama Farel biar bisa jadian" sherly sambil memegang tangan Farel, "ohh iya gw doain" Nasya menjawab dg cuek tidak peduli, Farel hanya diam tidak bicara sama sekali.

Diam Diam sukaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang