dulu kau bilang,
kau suka yang sederhana.
aku sederhana,
kau bilang lagi kau suka yang mewah.
pernah suatu hari aku bilang,
aku tak suka keramaian.
dulu kau sangat tenang,
kenapa sekarang kau begitu meriah?
KAMU SEDANG MEMBACA
Gajah yang Lapar Atensi
Poesíatulisan amatir dari jiwa yang prematur. Dipublikasikan: unknown Disarankan: (a-) serif
