KYOTOOOOOOO!!!! (teriak kek bapaknya Shouto :>)
Suasana yang ramai dengan turis maupun warga lokal, kehidupan yang makmur, kebudayaan yang masih terjaga dengan baik, peninggalan-peninggalan sejarah yang terpampang rapi, kultur dan ras yang saling menghargai, hahh... Kimochi...
Sesampainya di Kyoto, lalu berkeliling, sambil menyusun rencana tentunya. Namun, tentu tidak mudah juga. Sniper profesional pun tidak dapat mengenakan pelurunya pada kulit Koro sensei. Dan bukan hanya sekali dua kali, melainkan setiap ada celah dia gunakan untuk meluncurkan tembakan nya. Tembakannya tepat, selalu tepat, dan tidak pernah meleset. Hanya saja Koro sensei yang mampu menahan peluru tersebut.
Keesokannya, sniper profesional itu menyatakan mengundurkan diri dari misi pembunuhan ini pada Karasuma sensei. Yeah tidak heran mendengarnya.
Setelah mendengar sniper profesional itu mengundurkan diri, murid-murid kelas 3E pun tidak berpatah semangat. Dari masing-masing kelompok melakukan tugasnya. Koro sensei mendampingi setiap kelompok secara bergiliran. Dan itu mempermudah bagi para siswa untuk menentukan tempat yang pas guna melakukan pembunuhan.
Tentu saja, tidak hanya memikirkan pembunuhan semata, para siswa juga menikmati wisata mereka.
/Reader's POV
'hahh berkeliling seperti ini melelahkan' keluhku di dalam hati.
"Tsugi wa kuil Yasaka" ajak Yukiko.
'mou... Aku ingin minum... Minuman ku sudah tidak enak lagi...'
"Hee sudahlah.... Ayo kita istirahat dulu, aku ingin minum kopi Kyoto yang manis-manis..." Sanggah Karma yang berjalan dibelakangku.
"Kau meniruku!" Ucapku ketus.
"Meniru? Aku bilang duluan lho"
"Aku lebih dulu bilang di dalam hati"
"Gak kedengeran"
"Yaiyalah kau kan tidak ada di dekat hatiku sedikit pun"
"Jaa... Kalau begini... Aku dekat dengan hatimu kan"
Karma memegang kedua pundakku, menempelkan telinganya pada dadaku.
BLUSHH
"HEEEEEEE?!!?!?!?!?!" SEMUANYA TERKEJOED MAZ. Beberapa orang disekitar juga menyaksikan perbuatan gaadaakhlak Karma.
Aku rasa seluruh wajahku kini semerah strawberry rambut Karma.
"BAKAAA!! MENJAUHLAH!! KONO KUSO HENTAI!! SHINE SHINE SHINE!" Aku refleks mendorong kepala Karma, Karma terlontar mundur beberapa langkah sambil memegangi kepalanya yang didorong secara brutal olehku.
"Ite! Ittai yo!!" Marah Karma masih memegangi kepalanya.
"TAUBAT DAN SADARLAH KAU SETAN!" Jari telunjukku mengarah padanya.
Karma menggeram.
"Sudah sudah kalian berdua, kita diperhatikan publik lho" Lerai Sugino gara-gara malu jadi perhatian publik.
"Kita istirahat sebentar, kalian bilang kalian ingin minum kan" peleraian yang sebenarnya oleh Nagisa.
"Aku juga mau!" Semangat Kaede.
--Di Restaurant Aldini Terittoria
(Aka suka aja sama nama restorannya keluarga Takumi Aldini di Anime Shokugeki No Souma hhe)
Restoran sebenarnya memang di Italia, restoran Kyoto hanya cabangnya saja.
"Hmph" aku memulai
"Hmph"
"Jangan meniruku"
KAMU SEDANG MEMBACA
Our Attention Is [Only] For You - All x Karma
Science FictionFanfiction Karma x Reader terpaksa author ganti jadi all x Karma karena author cuma bisa bikin cerita bgitu awowkkwkwkwkkwkw Jadi untuk yang homophobic dianjurkan untuk menjauh. Pairing : All x Karma Characters from anime Assassination Classroom / A...
![Our Attention Is [Only] For You - All x Karma](https://img.wattpad.com/cover/222777014-64-k287369.jpg)