🍭Part 19🍭

303 42 4
                                    

Semua sudah berakhir.Semua masalah yang Aldi pikul sendiri ternyata selesai karna dia yang kini mau berbagi masalah kepada para sahabat nya.Dan Gadis itu.

"Di kamu udah cek mobil belum"tanya mamah Aldi kepada Aldi yang kini menjadi putra semata wayangnya.

"Emm nanti aja mah Aldi masih ngantuk"ucap Aldi dengan bermalas malasan di tempat tidur nya.

"Kamu itu di harus jaga kesehatan mobil itu kan demi keselamatan kamu juga"ucap mamah Melina sambil menarik selimut Aldi.

"Iya iya mamah bawel deh"ucap Aldi kesal lalu berlalu ke kamar mandi.

"Cepetan jangan tidur lagi di bathtub turun sarapan baru periksa mobil"ucap mamah Melina berteriak lalu hendak  meninggalkan kamar Aldi.

"Emak gue bawel banget dah"cibir Aldi sambil memasuki kamar mandi.

"Mamah dengar Aldi!!"ucap mamah Melina yang ternyata belum keluar dari kamar Aldi.

"Eh mamah denger ya "ucap Aldi cengengesan lalu langsung mengambil langkah seribu untuk ke kamar mandi sebelum mamah nya memulai ceramah seperti mamah Dedeh wkwkw.

"Punya anak SMA susah nya kayak ngerawat anak TK "mamah Melina pun ngedumel sendiri sambil merapikan kamar Aldi.

"Mahhh Aldehhh denger ya"kali ini Aldi yang berteriak kepada mamahnya.

Begitulah setiap pagi Aldi dan mamahnya menunjuk kan kasih sayang satu sama lain karna mereka tinggal berdua.

"Di sebelum kamu bawa ke tempat service kamu cek dulu ada barang barang kamu ga biar ga ada yang hilang kalau di tinggal di tempat service"ucap Mamah Melina ditengah sarapan mereka.

"Iya mah ini Aldi udah selesai sarapan nya.aldi cek dulu ya mah"ucap Aldi lalu menuju garasi rumahnya.

Aldi pun memanaskan mobil nya sambil memeriksa seluruh bagian mobil.Saat dia mengeluarkan karpet di bagian depan mobil ada sebuah pil yang terjatuh.

"Gue ga pernah bawa obat deh di mobil"ucap Aldi pada diri sendiri sambil memandangi pil itu.

"Gue kayak pernah liat ni pil deh tapi dimana ya."ucap Aldi berusaha mengingat dimana dia melihat pil tersebut.

"Ah gue ingat ini kan pil yang sama dengan pil punya bang Karel"ucap Aldi lagi pada diri nya sambil mengingat kejadian itu.

Flashback on

Aldi memilih keluar dari kamar Karel untuk menenangkan diri.Dia duduk di taman halaman rumah Karel yang megah itu.Cukup lama dia merenung kan semua kejadian yang terjadi padanya.

"Ga seharusnya gue buat kak Katya ga tenang disana dengan dendam"ucap Aldi menghela nafas panjang.

"Ehhmm kamu teman Karel ya"ucap seorang wanita paruh baya yang tiba tiba menghampiri Aldi dari belakang.

"Eh iya tan saya Aldi"ucap Aldi ramah dan tersenyum.

"Permisi Tan saya mau balik lagi ke kamar bang Karel"ucap Aldi sopan.

"Oh kamu mau ke kamar Karel sekalian bawain obat ini ya"ucap Tante Steffi ramah sambil menyodorkan botol berisi pil.

"Baik tan,yaudah saya permisi Tan"ucap Aldi lalu pergi ke kamar Karel.

Flashback off

"Tapi siapa yang jatuhin pil ini di mobil gue"tanya Aldi pada diri sendiri.

Aldi mengingat ingat semua orang dan kejadian yang ada di mobil nya itu.Dia pun teringat pada satu orang dan kejadian malam di saat mereka ke rumah Karel.

"Salsha"gumam Aldi.

"Ga ga mungkin Salsha sakit yang sama dengan bang Karel.Ga mungkin  dia minum obat ini waktu kepala dia sakit."ucap Aldi meyakinkan dirinya walaupun ada ragu di hatinya.

***

"Cha Lo jujur sama gue sejak kapan Lo kayak gini"ucap Iqbaal mencerca salsha dengan pertanyaan nya bersama Ega.

"Lo pada tau darimana sih keadaan gue"ucap Salsha berusaha menutupi semuanya.

"Bunda "ucap mereka berbarengan.

"Bunda ngelanggar janji ish"ucap Salsha kesal karena bunda nya sudah berjanji tidak memberi tahu siapapun.

"Kita berhak tau Cha kita keluarga Lo kan"ucap Ega sekarang.

"Iya iya gue ngalah tapi kalian janji ga ngasih tau orang lain kecuali gue yang minta atau gue yang ngasih tau"ucap Salsha memperingatkan dan kedua lelaki itu pun patuh.

"Gue tau ini udah hampir setengah tahun dan keadaan gue baik baik aja kan.jadi lo pada ga usah khawatir lebay kelesss"ucap Salsha berusaha menetralkan suasana yang cukup tegang.

"Lo ga bilang sama sahabat Lo Cha?gila mereka juga perlu tau supaya mereka juga bisa jaga Lo kan Cha"ucap Iqbaal pada Salsha.

"Gue ga mau dikasihani baal jadi kalo gue udah siap ngasih tau gue akan ngelakuin nya kok.gue janji"ucap Salsha mengacungkan jari nya membentuk huruf V.

"Oke kalo itu mau Lo.Tapi sekarang gue sama Iqbaal akan terus mantau Lo di manapun"ucap Ega posesif akan keadaan adiknya itu.

"Iya terserah Lo pada "ucap Salsha pasrah lalu meninggalkan mereka di ruang tamu.

Yeayersssss!!!

Salshaaaaaaa kenapaa author kepo nih!!

Don't forget to vote and coment guyss

Karna vote dan coment kalian memberi semangat kepada author!!!

🍭🍭🍭

Introvert [AlSha] END✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang