“Sekali lagi terima kasih semua, untuk segalanya. tanpa kalian semua aku tidak tahu aku akan berada di mana. Atau apakah aku mampu mempelajari semua pelajaran yang kalian berikan kepadaku selama 10 tahun terakhir.” ucap Luffy sambil melihat ke semua orang dengan mata berkaca-kaca. dia kemudian Mengusap air matanya dan memperlihatkan ekspresi yang serius di wajahnya sambil dia melihat ke langit dan mulai berkonsentrasi.
Di langit, semua orang bisa melihat awan badai mulai terbentuk. awan itu kemudian ukurannya bertambah besar dan semakin besar, Sampai semua orang sadar bahwa itu tidak bertambah besar tapi awan itu turun ke bawah. awan itu kemudian turun dan melayang 1 meter di atas tanah. Awan badai itu berwarna hitam seukuran dengan kapal yang bisa mengangkut 6 orang. Luffy kemudian memindahkan 2 barel yang didapat dari Lucjy Roo dan meletakkannya di awan. Barrel itu tenggelam beberapa inci ke dalam awan namun kemudian tidak bergerak lagi. mata Semua orang menjadi lebar.
“ITU ADALAH KENDARAANMU?” mereka berteriak. Luffy melihat ke arah mereka dan memberi mereka senyuman yang lebar.
“Tentu saja!” dia bilang sambil menaikkan jempol tangannya. dia kemudian meletakkan semua barangnya Diatas Awan. Luffy kemudian mulai berkonsentrasi pada awan itu sekali lagi, dan kemudian Diatas Awan itu sebuah kursi dengan bentuk mewah dan empuk terbentuk dengan sendirinya, Luffy kemudian naik ke atas awan dan duduk di atas kursi itu, kemudian melihat semua orang yang yang ada di sana dan berkata.
“Aku seharusnya kembali ke Grand Line pada akhir bulan. ketika aku bertemu dengan kalian lagi aku akan menjadi seorang bajak laut yang terkenal,” ucap Luffy dengan tersenyum, semua orang hanya memberinya senyuman yang hangat.
“Aku akan menunggumu Anchor,” ucap shanks.
“Kami juga,” ucap Benn, Luffy kemudian Melambaikan tangannya dan mulai berkata.
“Selamat tinggal semuanya, Terima kasih untuk semuanya sekali lagi,” dia bilang, bersamaan dengan itu awannya mulai naik ke atas secara perlahan-lahan dan menjauh. Semua orang hanya memandang ke arah Luffy yang mulai terbang dan memberikan lambaian tangan.
“Aku akan merindukan bocah itu,” kata Yasopp. semua orang hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju. Luffy yang saat ini sedang bersantai di kursi awannya menikmati pemandangan dunia di bawahnya. kecepatan terbangnya saat ini adalah 100 KM/H dan berada di ketinggian 20.000 kaki di udara. Awalnya, dia kesusahan bernapas Untuk beberapa menit. namun tidak lama kemudian Luffy mulai terbiasa dengan oksigen yang tipis di ketinggian.
Di perjalanannya Luffy bisa melihat berbagai Sky Island kecil dengan orang diatasnya, beberapa Melambaikan tangan kepadanya dan dia membalas lambaian tangan mereka, sementara beberapa terlihat waspada ketika melihatnya, sehingga mereka lari ke dalam rumah dan bersembunyi. Luffy tidak terlalu peduli akan hal ini dan dia terus melanjutkan perjalanannya menuju East Blue, kira-kira itu akan memakan waktu 1 hari atau kurang dari sehari jika Dia menginginkan awannya melaju lebih cepat. Namun untuk sekarang, Luffy hanya akan menikmati perjalanannya dengan santai.
“Jadi, di sini Holy Lands Mariejois,” Ucap Luffy ketika dia menghentikan awannya dan melayang-layang di udara tepat di atas pusat World government, di mana tidak ada seorangpun yang bisa melihatnya dari bawah. Dia telah terbang selama sekitar 6 jam sekarang dan akhirnya mencapai Red Line. Karena dia bisa terbang menggunakan Awannya, dia tidak perlu lagi melewati fishman Island, dia hanya perlu terbang melewati Red Line.
Luffy mau tak mau berhenti sejenak untuk mengagumi kota itu, meskipun dia membenci semua orang brengsek yang berada di Word government, dia tidak bisa memungkiri bahwa kota itu memiliki desain yang sangat indah. “Well aku di sini tidak bertujuan untuk menikmati pemandangan terlalu lama, aku perlu pergi ke suatu tempat,” ucap Luffy sambil dia menyipitkan matanya ke depan dan memerintahkan awannya untuk maju lebih cepat dari sebelumnya, Luffy sekarang memasuki Paradise ( Grand Line) dengan kecepatan 160 KM/H. dia melepaskan topi jeraminya karena dia tidak ingin topi itu terbang terbawa angin. Pada kecepatan ini, Luffy memperkirakan dia akan sampai di East blue dalam 3 jam.
Time skip: 3 jam kemudian.
Luffy Sekarang sudah sampai di East blue setelah meninggalkannya 10 tahun yang lalu. Dia dengan cepat memperlambat laju awannya yang sekarang menjadi 64 KM/H dia juga menurunkan ketinggian awannya sampai dia bisa Cukup jelas melihat Daratan di bawahnya.
“Senang rasanya bisa kembali pulang. pertama aku akan bertemu makino Neechan, kemudian melanjutkan perjalanan ku untuk mencari Crew.” ucap Luffy sambil dia melanjutkan perjalanan ke Dawn Island.
setelah terbang selama kurang lebih 1 jam Luffy Akhirnya sampai pada pulau yang sudah sangat familiar dengannya, dia kemudian mengarahkan awannya ke arah Darmaga Sebelum turun. ketika Luffy turun dari awannya dia berpaling menghadap ke awan, dan kemudian awan itu mulai melayang naik ke atas, awan itu semakin lama terbang semakin tinggi sampai akhirnya hilang bergabung dengan awan yang ada di atas langit. Luffy kemudian membalikan tubuhnya dan melihat kerumunan orang yang berkumpul di sekitarnya.
kemudian Luffy melihat seorang laki-laki yang yang wajahnya sedikit Luffy ingat. dia adalah mayor Woop Slap. Dia memiliki dagu yang terbelah, menggunakan kacamata oval, memiliki kumis dan janggut, dan memegang tongkat di tangannya. Luffy tersenyum pada pria itu dan mulai berjalan ke arah kerumunan orang.
“Siapa kau? Apa kau bajak laut?” tanya si Mayor sambil menunjuk tongkatnya ke arah Luffy. Luffy mengeluarkan ekspresi tergelitik di wajahnya sebelum dia menjawab.
“Iya aku seorang bajak laut,” Jawab Luffy tanpa menyembunyikan ekspresi gelinya, “namun, kau tidak perlu khawatir mayor Aku tidak ingin berbuat keributan, Aku kesini hanya untuk melihat kakak perempuanku.” ucap Luffy membuat semua orang kebingungan, memikirkan siapa Kakak perempuannya.
Sebelum mereka bisa memberi Luffy pertanyaan, Luffy mulai berjalan ke arah Bar makino, meskipun mengetahui kerumunan orang tadi tetap mengikutinya. ketika dia sampai di bar, Dia berjalan masuk ke dalam dan Duduk di kursi dimana dia duduk 10 tahun yang lalu ketika shanks berkunjung ke east blue. Makino tidak berada di bar ketika Luffy masuk, namun Luffy berpikir mungkin makino sedang berada di belakang. beberapa menit kemudian Makino masuk dan melihat seorang anak muda duduk di depan counternya, dia menghampirinya dan bertanya.
“Selamat siang Pak Apakah ada sesuatu yang bisa aku bantu?” ucap makino. Luffy hanya memberinya senyuman lebar khas miliknya sebelum menjawab.
“Iya, Aku ingin sebuah daging besar dan segelas sake … makino- Neechan,” ucap Luffy sambil tersenyum. ketika dia berkata seperti itu Luffy mendengar suara terkejut dari arah belakangnya dan dari makino yang sekarang menutup mulutnya menggunakan tangannya, dan air mata keluar dari matanya, kemudian makino langsung melemparkan dirinya ke arah pemuda itu sambil berteriak sekuat tenaganya.
“LLUUUUFFYY!” Dia berteriak sambil menabrak Luffy sampai terjatuh dari tempat duduknya, Makino memeluknya dan menangis di dadanya
KAMU SEDANG MEMBACA
Thunder Demon Luffy (Hiatus)
FantasyOngoing- Update Hiatus panjang dikarnakan sedang pkl Saya masih sekolah Sinopsis: Ini adalah cerita dimana Luffy memakan Goro Goro no mi (Devil Fruit Eneru/Enel), sebuah Devil Fruit jenis Logia, membuat Luffy menjadi manusia listrik, bukan manusia...
