PART 14

16.4K 1K 26
                                    

🔘
VOTE NYA DI BAWAH POJOK KIRI
TINGGAL KLIK AJA YA KAKA VOTENYA 😘

〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️
〰️〰️〰️〰️〰️〰️
〰️〰️〰️〰️
〰️〰️〰️
〰️〰️
〰️

Lanjut

Lanjut

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

◾◾◾◾⬇️⬇️⬇️

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

◾◾◾◾
⬇️⬇️⬇️

Sekitar 45 menit perjalanan, mobil lim memasuki halaman rumah yang cukup luas. Limpun memarkirkan mobilnya di tempat khusus untuk memarkirkan mobil.

Ella menatap kagum rumah jennie.

"Ini benar rumah aunty" ucap ella terkesima melihat mewahnya rumah jennie.

"Bukan sayang, ini rumah orangtua aunty" sahut jennie.

Berbeda dengan ella yang sangat gembira, lim terlihat cukup cemas mendang kearah luar jendela. Jennie tau lim pasti merasa gugup setelah 7 tahun menghilang dan kini menginjakkan kembali di rumah yang menurutnya banyak kenanga bersama jennie.

"Tenanglah lim appa pasti mengerti" ucap jennie pelan memegang tangan lim

Limpun menatap kearah jennie dan mengangguk.

"Ayo turun" ajak jennie yang tak mau  berlama-lama didalam mobil.

tanpa menunggu lim dan jennie ella sudah terlebih dahulu keluar dari mobil, lim dan jenniepun membuka pintu mobil bersamaan setelah melihat anaknya keluar dari mobil. Mereka bertigapun berjalan menuju pintu utama rumah mewah itu, tangan ella menggenggam tangan jennie erat. Jennie tentu saja sangat bahagia melihat ella begitu exited berada dirumah orangtuanya. lim berjalan dibelakang mereka dengan perasaan yang campur aduk, ada perasaan senang sekaligus takut.

SORRY (JENLISA)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang