Chapter 8

6 2 0
                                        

Hola!
Sebelum membaca cerita ini, aku mau minta saran, adalah yang punya saran untuk visualisasi tokoh-tokoh dari cerita Leonard ini?
Kalo ada, boleh tolong coment dibawah nggak?
Atau, chat di akun wattpad aku aja.
Atau kalian bisa dm aku di instagram @_itsghn12 ya!
Aku tunggu!

🎬

Jangan bikin khawatir.

🎬

Perkelahian antar siswi kelas X IPA 1 itu masih berlanjut.

"ARRHG!!" teriakan Della menggelegar disertai dengan jambakan yang secara refleks terlepas dari rambut Ruby.

"YORIKHO!! MAKSUD LO APAAN PAKE GIGIT TANGAN GUE SEGALA?!! MAU JADI PAHLAWAN KEPAGIAN, LO? IYA? HAH?" sembur Della dengan nada marahnya.

Acara jambak-jambakan antar Sharon dan Tiara pun terhenti akibat suara Della. Semuanya hening. Hanya saja, deru nafas memburu terdengar begitu jelas dari kelima gadis tersebut.

"Gue nggak bakalan gigit tangan lo, kalo lo mau ngelepasin jambakan lo dari, Ruby!" bela Yorikho.

Iya. Ide yang di dapat oleh Yorikho tadi untuk memisahkan keduanya adalah dengan menggigit tangan Della yang begitu lincah menjambak rambut Ruby. Dikiranya rambut Ruby itu tali tambang, apa?! Sampai nariknya pake sekuat tenaga, jiwa dan raga segala?!

"Lo semua denger, ya!!" Della menunjuk sekelilingnya, "Jangan mau temenan sama dia!" Della menunjuk Ruby.

"Singkirin tangan kotor lo!!" Ruby mendorong kasar tangan Della yang menunjuknya tepat di wajah.

"Dia ini, bisanya cuma morotin doang!"

"Della!!" Sharon berjalan ke arah Della dan menarik kasar bahu gadis itu, "Apa maksud lo? Kalo ngomong tuh dijaga, ya, Del!" Sharon tidak terima temannya dihina di depan umum seperti sekarang.

"Apa?! Lo juga, Sha, jangan mau dibego-begoin sama ini manusia ular satu!"

"Della, stop!" mata Ruby sudah berkaca-kaca.

Yorikho segera merangkul Ruby dan mengelus bahu sahabatnya itu.

"Della, kalo Ruby emang punya salah sama lo, tolong diomongin baik-baik. Jangan malu-maluin dia dengan tuduhan lo yang nggak beralasan itu," kata Yorikho melembut, gadis itu sudah bisa menguasai emosinya.

"Alah! Pertemanan kalian tuh basi tahu, nggak?!" teriak Della murka, "Ruby, lo tuh sok cantik banget jadi cewek! Lo inget, ya, lo itu masih kelas X, tapi tingkah lo udah kayak senior, aja! Ngaca sana lo!"

Plaak!

Kali ini, Sharon yang menampar Della, "Gue nggak tahu, kalo seorang Della, anak Tuan Morgan, ternyata sifatnya kayak gini! Lo nggak pernah di ajarin sopan santun sama nyokap lo, ya?" desis Sharon dengan nada dinginnya yang sarat akan amarah. Dan percayalah, Sharon dalam mode marah begini, terlihat menyeramkan.

"SHARON!" Tiara berjalan ke arah Sharon, lalu menarik kasar bahu gadis itu.

Plaakk!

Kali ini, Sharon terkena tamparan Tiara, "Lo nggak usah bawa-bawa orang tua disini!" tegasnya dengan mata nyalang menatap Sharon.

LEONARDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang