hay, kembali menyapa para readers:) jangan jadi sidder ya harus tetep vote komen!
------------------------------------------------
"nes maaf ya"
"nesaa" rey terus mengejar nesa.
"ih apasi lepas rey!" nesa menghentakkan tangan nya yg di tarik sama rey.
"ih maaf nes, gue ga tau itu tadi abang lo" ucap rey sambil memasang puppy eyes nya yg membuat nesa gemas.
"iya iya yaudah lepas ih mau kekelas"
"dih! ayo gue anter" rey menarik tangan nesa
nesa hanya pasrah, mau ngelawan juga tenaganya rey lebih besar.
di depan kelas.
"masuk ya putri, belajar yg rajin jangan bolos" kata rey sambil mengelus kepala nesa
"iya iya babay" balas nesa sambil melambaikan tangan nya.
"masih bahagia dia sekarang,liat aja lo nanti"
gumam seseorang yg memperhatikan nesa dan rey.pelajaran berlangsung seperti biasa sampai bel berbunyi tanda istirahat telah tiba.
kriinggg kriiing kriiingg
nesa lagi merapikan buku² nya, dan mau menuju kantin, tapi tiba-tiba ada yg menghalangi nya.
"masih berani lo sama rey?" tanya amel dengan muka sok jago nya.
"lo siapa nya? gue tanya, lo siapa nya rey?" tanya nesa dengan nada santai.
"lo ga usah so jago bitch, murahan lo" bela dateng-dateng langsung mendorong bahu nesa yg langsung membuat nesa terjungkal
rey melihat kejadian itu semua, langsung menerobos siswi² yg sedang menonton kejadian itu.
"lo bego ga punya mata apa ga punya pikiran hah!" sentak rey
amel yg melihat kedatangan rey langsung pura² tersungkur
"reyy ini si bitch ini dorong aku" ucap amel dengan muka melas nya.
rey tak menghiraukan omongan amel, langsung membantu nesa bangun dan segera membawa nya ke UKS.
"inget satu lagi, dia bukan bitch, sampe gue denger lo ngomong itu lagi kedepan muka nesa? lo gue abisin" ancam rey depan muka amel, bela dan kedua anteknya.
amel dan bela melihat kepergian rey sambil membopong nesa ala bridal style
"alay banget jadi orang manja cih!" teriak bela
"udah biarin aja,nanti ketemuan di cafe ada yg mau gue omongin" bisik amel sebelum keluar dari kelas.
****
di UKS rey sibuk menanyakan ada hal apa yg terjadi tadi,mengobati luka yg sedikit tergores walaupun nesa udah bilang berapa kali kalo itu luka ga sakit sama sekali.tapi yg namanya reynand, ga bakal mau di suruh².
"tadi lo di apain nes?" tanya rey kesekian kali.
"gapapa reyy gue harus bilang berapa kali" geram nesa
"iya iya, pokonya harus tetep ati-ati jadi orang tuh, kalo ada kaya gitu lagi, kl misalnya ga ada gue lo lapor aja ke arkan apa mirza" oceh rey tanpa henti
nesa membalas dengan memutar bola matanya malas.
rey berdiri membenarkan rambut nesa, berdiri menghadap nesa seakan² mereka sedang ciuman
klek
"astagfirullah rey nesa! ga nyangka gue" racau arkan se akan habis melihat kejadian paling hina.
"kalo mau ciuman di kamar, jan di UKS ga elit banget lo rey!" ucap mirza
"yang ciuman siapa bangsat!" ucap rey kesal.
sedangkan nesa mengeluarkan semburat merah di pipi nya, seakan mereka berdua sedang terciduk.
"dah sono lo keluar!" usir rey kearah arkan dan mirza
"iya gue tau, semangat bro!" ucap mirza sambil menepuk bahu rey
"apa si ka mirza" ucap nesa sambil menahan malu
"gapapa nesa, selamat ya, selamat berduaan, HAHAHA" ucap arkan sambil terbahak
"dah bro gue cabut" ucap arkn dan mirza sambil melambaikan tangan.
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-hai guys, kalo ada yg nanya ko ceritanya pendek-pendek si ga pernah yang sampe 1000an kata.
jadi aku jawab, karna aku juga suka baca Wattpad yaa, kalo baca yg panjang sekaligus gitu kaya bosenin hehe.
tapi tenang ya akan ada part dimana nesa tembus 1000 kata...babay selamat menuju ending.
27-juli-2020
588 kata

KAMU SEDANG MEMBACA
VANESHA
Teen Fiction(MENUJU ENDING) (NO COPY PASTE!) bersifat HAYALAN -semua manusia mempunyai masalah nya masing-masing, dan mereka pasti bisa menyelesaikan masalah itu sendiri. Bagaimana cara mereka menyikapinya.- my insta. @_syaviraputri