[MOHON LIHAT DAN PERIKSA HASTAG / TAGAR] [21+]
_
"Sumpah! Kalau si introvert itu bisa jadi ketua OSIS, gue bakal jadi babu dia selama masa jabatannya!" Kata Haechan dengan tegas.
_
"Kalo kandidat saya menang nanti, kamu harus jadi babu saya selama...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tenang gaes, special chapter kali ini ga ada adegan yang aneh-aneh kok, wkwkw 💚💚💚
Maap ya, apdet nya kemaleman
Let's gedit
_______________________________
[Jaemin POV.]
Hari ini gue nemenin Jeno keliling sekolah mendatangi kabid-kabid OSIS, menggantikan tugas yang biasa di lakukan Haechan karena dia dan kak Mark ikut Forum di Jakarta.
"Heeh, capek." Keluh gue sambil menyalakan mini Fan gue.
"Tinggal satu kabid lagi kok. Yuk!" Kata Jeno, kemudian menarik gue ke kelas yang kami tuju.
Sampailah kami di kelas kak Changbin. Gue yang berdiri di belakang Jeno ga peduli dengan apa yang mereka omongin. Tapi kedengarannya Jeno mulai mengeluarkan suara kesalnya.
"Ayolah Jen, bantuin gue! Ya?" Kak Changbin memohon. Jiwa premannya menghilang seketika ketika dia memohon kayak itu.
"Bang, kan anggota lu ada. Masa gue yang lu minta tolong?" Respon Jeno menenangkan emosinya.
"Anggota gue cuma 2 orang Jen, seangkatan gue semua lagi! Tolongin gue dong! Ya?" Kata kak Changbin.
"Ga bisa.."
Jeno dan kak Changbin saling membantah.
Gue ga peduli, gue kepanasan, gue capek, gue pengen es krim.
Tap!
Seseorang menepuk pundak gue. Gue menengok ke belakang, menemukan kak Lucas dan Kek Hendery.
"Ada apa Na?" Tanya kak Lucas. Gue mengangkat bahu, tanda ga tau.
Kak Hendery menepuk pundak Jeno, Jeno langsung menengok ke belakang.
"Jen, udah tinggalin aja, biar gue yang ngurus. Lu udah di panggil Hwiyoung ke kelasnya, soalnya jam istirahat udah mau habis." Kata Kak Hendery.
Akhirnya gue dan Jeno pergi ke kelas kak Hwiyoung, mengantarkan laporan program hari ini.
"Jadi Changbin belum nyari guru pendampingnya juga?" Tanya kak Hwiyoung sambil mengecek list itu. Dia memfotonya, kemudian mengirimnya ke kak Mark.