Ep: 3

956 166 20
                                        


"Lo ga dekil kok."

Itu suara Jaehyun tiba-tiba nimbrung.

"Lo itu ketempelan Ros." lanjut Jaehyun yang masih fokus ke nasi pecelnya tanpa memandang Rose.

Rose langsung tersedak bakwan.

_______________

Kelas Rose saat ini jamkos karena guru mereka sedang rapat. Lisa, Jiho dan Mina kini menatap Rose khawatir, karena semenjak ucapan Jaehyun tadi di kantin, Rose malah semakin diam dan sering melamun.

"Udah lah Ros, gausah dipikirin ucapan Jaehyun yang tadi, positive thinking aja ga usah mikir yang macem-macem." nasihat Mina.

"Positive thinking gimana Min? 'Ketempelan' mana ada positifnya anjir!!! Akhirnya gue tau sumber masalahnya, kenapa cowok-cowok ogah buat deket sama Rose." ucap Lisa yang langsung dipelototi Mina dan Jiho. 

Emang temen ga ada akhlak.

"Ih apaan sih Lis!! Duh Ros tadi si Jaehyun asbun (asal bunyi) aja kali, mungkin maksudnya cuma bercanda." ucap Jiho yang masih tidak digubris Rose.

"Ros!!! udah dong jangan melamun aja, ntar kalo lu kesurup--" 

Plakk

Belum selesai Lisa bicara, kepalanya sudah digeplak. Bukan cuma Jiho aja, Mina juga menyumbangkan geplakannya karena sudah tidak tahan dengan gadis itu.

 Bukan cuma Jiho aja, Mina juga menyumbangkan geplakannya karena sudah tidak tahan dengan gadis itu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Anjir!! Kenapa lu pada jadi ngegeplak gue sih!!" sewot Lisa.

"Duh kalian tuh berisik banget kenapa sih. Udah tenang aja, gue ga percaya sama yang begituan." sahut Rose pada akhirnya, yang kemudian keluar dari kelas untuk mencari ketenangan.



Disaat Rose sedang berjalan di koridor tanpa arah, dari kejauhan dia melihat Jaehyun yang masuk ke dalam Perpustakaan. Tanpa pikir panjang Rose langsung mengikutinya.

"Jaehyun.." 

Jaehyun yang tadinya sedang memilih buku menoleh pada Rose.

"Kalo lo ada waktu gue mau nanya dong...."

"Tentang ucapan lo dikantin tadi.." entah kenapa suara Rose mengecil di akhir kalimat.

Jaehyun merespon ucapan Rose tanpa ekspresi lalu duduk di bangku Perpus.

"Lebih enak kalau ngobrolnya sambil duduk." kata Jaehyun yang membuat Rose langsung duduk di kursi sebelah Jaehyun.

"Percaya atau ga, tapi memang selama ini ada arwah yang ngikutin lo terus Ros." kata Jaehyun to the point.

"Dia yang buat lo di pandang dekil dan jijik di hadapan cowok-cowok." tambah Jaehyun sambil menatap dalam mata Rose.


Setelah mencoba mencerna beberapa saat, Rose merespon

"Atas dasar apa dia ngelakuin itu ke gue?" tanya Rose yang masih mencoba untuk percaya kata-kata Jaehyun.

"Suka. Hmm no.... dia terobsesi sama lo." balas Jaehyun tenang tapi bisa membuat Rose langsung merinding.

"L-lo tau dari mana? lo punya sixth sense?" tanya Rose yang langsung dapat anggukan dan senyuman tipis dari Jaehyun

"G-gue masih ga percaya."

"Lo cuma nolak untuk percaya Ros, bukan ga percaya." balas Jaehyun sambil sedikit tertawa.

"Di sekolah ini, cuma gue satu-satunya cowok yang bisa liat betapa cantiknya lo sekarang." tambah Jaehyun dengan tangan yang menopang kepalanya.

"Semenjak lo masuk Nusa Bangsa, 'dia' langsung tertarik begitu ngelihat lo. Semenjak itu juga kan cowok-cowok pada ogah deket-deket sama lo?"

Rose diam, masih tidak merespon dan memilih untuk mendengarkan Jaehyun saja.

"Dia itu memang penghuni sini, tapi semenjak terobsesi sama lo, ya dia ngikutin lo kemana pun lo pergi. Udah dua tahun ini lo gampang banget cape kan Ros dan sering banget ngerasain hawa dingin?"

"Belum lagi memar yang selalu berpindah di tubuh lo tiap lo habis berduaan sama Eunwoo kemarin-kemarin."

Jaehyun bisa melihat rambut di kulit tangan Rose pun ikut berdiri dan Jaehyun kini merasakan hawa panas dalam jarak 5 meter di belakangnya.

Sial, semuanya emang sering gue alamin. Apa itu semua karena arwah sialan itu? batin Rose

"Iya, bener Ros. Itu semua karena Sehun...arwah yang bahkan sampai detik ini, terobsesi sama lo." kata Jaehyun yang memang bisa mendengar suara dari batin Rose.


Rose syok dan seketika ketakutan menyelimutinya, dia kemudian pergi meninggalkan Jaehyun di Perpustakaan yang keadaannya sudah sepi.





GGA (Ganteng Ganteng Arwah) Ngak

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

GGA (Ganteng Ganteng Arwah) Ngak.

𝐊𝐮𝐭𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐃𝐞𝐤𝐢𝐥🐒  𝗷𝗮𝗲𝗿𝗼𝘀𝗲Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang