PILIH KASIH! (FIX PANJANG BGT)

509 27 10
                                        

Ini part serius panjang banget! Gatau kesambet apa😭😭





***



"Kakak, ini bagusan yang mana? Pink atau kuning?" Hara mendadak masuk kamar Jin tengkurap disebelahnya dengan menunjukkan pilihan beberapa warna sepatu dengan model yang sama.

"Kamu tuh, lain kali ketuk dulu. Kakak suka warna Pink." Jawab Jin singkat, ia sedang berkutat dengan tabel-tabel data di iPadnya.

"Pilihnya bukan karna kakak suka warnanya ajaa, tapi modelnya juga ih."

"Mana sini liat." Jin mengambil ponsel Hara dan melihatnya sejenak lalu menyerahkannya kembali, "tetep pink. Kalo kuning sama putih agak nanggung, soalnya kuningnya kurang gelap terus bunganya juga putih kak. Nah Kalo pink ini agak gelap jadi kontras sama putih."

"Yaudah transfer, kak."

Jin melirik, "apa?"

"Transfer."

"Apa dek?"

"Beliinnnnnn." Hara memeluk lengan Jin. "Sneakers adek udah tipis semua jadi pas dipake jalan agak licin. Nanti kalo jatoh gimana?"

"Emang mau kemanaaaa? Gak ah, mending beli buku sana."

"Buku gabisa buat gaya-gayaan."

Jin mencubit agak kencang pipi Hara, "kamu bisa gaya kalo kamu pamer keluasan wawasanmuuu."

"Lepass sakittt." Hara mengelus pipinya yang sudah memerah, "ah sama aja kayak yang lain. Sok bijak! Males ah taukkk! Beteee!" Hara pergi dengan kekesalannya.

Hara menuruni tangga bersamaan melihat Jungkook datang membawa kantong belanja banyak. "Abis beli apa?"

"Sepatu." Jungkook duduk di karpet ruang tamu sambil membuka beberapa kotak sepatu.

"Waaaa banyak banget!!" Hara berlari duduk disamping Jungkook menatap sepatu dengan minat.

Jungkook menunjukkan salah satu sepatu, "Keren gak yang ini?" Hara mengangguk.

"Kakak kerja part time? Kok gak bilaang? Aku juga maau, aku mau beli sepatu banyak juga!"

"Kerja? Part time? Apa itu? Minta uang abang-abang lah." Jungkook berkata dengan senyuman kemenangan.

Hara mengernyitkan dahinya tak suka, ia bernafas dengan kasar dan matanya sudah berkaca-kaca.

"Pilih kasih!" Ia menendang kantong belanjaan Jungkook dan berdiri. "AKU MINTA DIBELIIN SEPATU GAK BOLEH TAPI JUNGKOOK BOLEH! DASAR PILIH KASIHHHH!!!!!!!" Teriaknya berbalik berlari ke kamarnya.

Namun saat itu juga dihadang oleh Yoongi, "kamu kenapa? He kenapa-kenapa?" Yoongi memegang tangan Hara.

Hara menepisnya, "JUNGKOOK DIBELIIN SEPATU AKU ENGGAK!LIAT! JUNGKOOK BELI BANYAK SEPATU DIBOLEHIN TAPI AKU GAK DIBOLEHIINNN!" Hara memukul-mukul dan menendang-nendang Yoongi.

"Loh siapa yang beliin? Siapa kuk?" Yoongi bertanya sambil menahan tangan Hara.

"Bang Jin." Hara menangis pada saat itu juga, ia menatap ke arah kamar Jin yang tertutup.

"GAK MAU SAMA KALIAN LAGI!" Hara berlari keluar rumah.

"Biarin aja, paling ngadu ke Om." Jin keluar dengan santai.

"Sama aja, dia marah besar itu. Dia iri." Balas Yoongi.

"Udah biarin."

Hara menangis di rumah Won Hyunbin, pamannya dari papanya. Rumahnya memang tidak terlalu jauh, hanya memakan waktu sepuluh menit dari rumahnya jika berjalan kaki.

RATU | BTS SIBLINGTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang