k. hati-hati

91 30 4
                                        

Yena sudah tenang kembali. Jika tadi Changbin yang meringkuk di atas kasur, sekarang berganti menjadi Yena dengan kedua tangan digenggam erat oleh Changbin.

Changbin tahu betul akan trauma Yena di masa kecilnya yang terbawa hingga sekarang, dan Changbin lah satu-satunya orang yang dapat menenangkan Yena di saat seperti tadi.

Berbagai kalimat penenang dibisikkan Changbin di telinga Yena, serta elusan lembut di punggung tangan gadis itu hingga dirasa membaik.

"Hati-hati. Aku lebih suka liat kamu marah-marah daripada liat kamu ketakutan kayak tadi."

sebel [discontinued]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang