Changbin benar-benar membuktikan kata-katanya semalam. Tidak ada lagi Changbin yang berisik, Changbin yang jahil, juga Changbin yang menyebalkan.
Yena tentu saja masih merasa asing dengan situasi yang ada. Melihat Changbin menghampiri rumahnya mengajak untuk berangkat bersama, merangkulnya hingga kelas, dibarengi dengan celetukan-celetukan manis sepanjang jalan.
Seperti remaja pdkt pada umumnya.
Batin Yena juga ikut berpikir, Changbin seperti ini terlihat semakin tampan saja. Tetapi Yena hanya diam menanggapi celotehan batinnya.
Ditambah ketika Changbin yang tiba-tiba menatap Yena dengan pandangan yang sulit diartikan, membuat Yena salah tingkah sekaligus merasa pusing.
"Bin, asli deh. Lo kayak gini kok serem banget sih?" ucap Yena asal. Changbin tertawa.
"Tapi kamu udah baper belum?"
"Hah?"
"Anggep aja ini latihan, sebelum aku bener-bener masuk ke dalam hati, pikiran, dan dunia kamu."
Changbin apaan sih.
Yena jadi baper kalau begini skenarionya.
KAMU SEDANG MEMBACA
sebel [discontinued]
Fanfic"yena, kamu jelek." ㅡseo changbin "diem lo serbuk marimas." ㅡchoi yena changbin jahil, yena orangnya cuek. begitulah cara mereka menjadi dekat. ㅡshort story. jooyis, 2020.
![sebel [discontinued]](https://img.wattpad.com/cover/164992251-64-k956376.jpg)