Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

3. born cause destiny

172 35 13
                                        

"Heart and Soul"

*

*

*

*

"HunHan"

*

*

*

*

*

____________________________


Luhan sudah tahu kalau Unmei No Akai Ito berasal dari bahasa Jepang yang diterjemahkan secara kasar menjadi "Benang merah takdir." karena di dalam dirinya mengalir darah Jepang yang berasal dari neneknya. Bahkan cerita atau yang biasa orang sana katakan dengan legenda, percaya akan itu, bahwa kita sudah terikat dengan jodoh kita dengan benang merah takdir sebelum kita lahir ke dunia ini.

"Kau tertarik dengan kisah mendiang pamanmu, Luhan, " ujar neneknya saat memasuki kamar cucunya yang dahulunya adalah kamar anak sulungnya.

Luhan menyelipkan kertas yang bertuliskan tulisan tangan mendiang pamannya itu kembali ke dalam buku catatannya. Dia menggeleng bukan karena tidak tertarik, tapi dia sangat mengantuk. "Tidak sekarang nenek, aku mengantuk sekali, lebih baik nenek juga kembali ke kamar lalu tidur" jawab Luhan membaringkan tubuhnya.

Mata cantiknya terpejam, "Nenek hanya ingin kau percaya, Luhan"

Luhan tersenyum, "Bahkan aku mempercayainya sejak aku kecil, nenek, hanya saja beri aku waktu untuk lebih mempercayainya lagi" Luhan membuka matanya dan mendapati neneknya yang berdiri di ambang pintu memunggunginya, "Seperti yang nenek katakan tadi pagi, aku akan menemukan jawaban atas segala resahku, dan ku fikir aku harus mengenalnya lebih lagi" ujarnya yang membuat wanita tua itu seketika berbalik kejut memandanginya.

Luhan sudah lebih dulu menggulung tubuhnya dengan selimut, "Selamat tidur nenek" ujar Luhan. Dan neneknya dengan berat hati keluar dari kamar tersebut. Dia tersenyun memandangi gaya tidur Luhan yang mirip dengan anak sulungnya itu, "Ibu percaya kau bersamanya, Baekhyun, jangan persulit dia" gumamnya dan menutup pintu kamar itu.

*
*
*

👬

*

*

*

Luhan tidak mengerti kenapa seisi kelas memandanginya seolah ada yang aneh pada dirinya. Dia mengambil tempat duduk di samping Kyungsoo. "Apa ada yang aneh dengan penampilanku, Kyungie? Semuanya memandangiku" tanya Luhan.

Kyungsoo yang sedang menyemili keripik kentang itu mendekatkan wajahnya kepada Luhan. "Kau ada hubungan apa dengan Presiden klubmu?" tanyanya nyaris berbisik. Luhan mengerutkan dahinya. Beberapa teman sekelasnya masih memandanginya, bahkan ada yang mengambil potret dirinya tanpa izin.

"Sebelum kau menjawabnya, jawab dulu pertanyaanku ini, apa kau mengikuti akun SNS ketua klubmu?" tanya Kyungsoo. Luhan seketika menggeleng, "Sejujurnya ponselku kehabisan daya saat aku berada di Bis menuju tempat kerjaku, dan ketika sudah berada di rumah aku mengisinya, dan sekarang ponselku belum ku aktifkan, memangnya kenapa?" tanya Luhan.

Heart and SoulCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang