7-sepulangnya

159 83 37
                                        

" kelvin, lina! " pekik indah
" iya mah"

wanita berjilbab dan pria tinggi menuruni anak tangga satu persatu secara bersamaan.

" lah kok abang sama mama bawa koper mau kemana ?"

indah melirik. " mau pulang lah "

" lah ibu juga mau kemana? "  #lanjut Lina.

karina- mertua ia juga berniat untuk ikut mampir kerumah anak pertamanya.

" mau ikut keluar negri cantik, mau mampir ke rumah kak jaidan. "

" terus lina disini gak ada teman nya dong ibu"

karina melirik." ada bibi kok, kalau misalkan kamu mau kemana mana juga ada pak sopir sayang, " sambil menghelus puncuk kepala wanita berjilbab dengan penuh kasih sayang

" tapi jangan lama lama ya .. "

" iya cantik "

lirih Lina. " nanti aku sama kelvin rindu ibu dan umi." sambil memeluk dua wanita paruh baya sekaligus.

kelvin menoleh. " kenapa gak besok aja pulang nya bang, lagian ini udah malam loh.. "

" besok abang masuk kerja "

" em.. ya sudah deh "

" umi.. abi jangan lupa kerumah lina lagi ya umi "

balas Hardi tersenyum. " iya sayang_ pasti kok "

" bang, jangan pernah gengsi ya kerumah gue "  # Gumam Kelvin dengan wajah kusam.

" iyaa"

" jangan lupa kasih kabar?"

Jaidan tersenyum. " iya sayang ,cup" hampir saja ia mau dicium kening nya.

" ihh jijik tau gak si bang.. aku tuh dah gede gak perlu di cium kali "

Mereka pun tertawa lepas secara bersamaan melihat ke konyolan si pria Bertubuh tinggi  tersebut.

" bro gue pulang ya .."  #pamitnya sembari memeluk tulang punggung kelvin dan menepuk pelan sebagai tanda perpisahan.

" iyaa jangan lupa colling "

" tenang aja bro ! "

Almira menoleh. " lina aku pamit ya.."

" iya kak "

" oh ya kak,ini ada bingkisan buat kakak dan ibu buat disanah " gumam nya sambil memberikan bingkisan.

" terimakasih cantik, kita pamit ya "

Karina yang hendak menaiki mobil, Usai satu mobil sudah hendak pergi wanita paruh baya melambaikan tangan hanya dari kaca mobil yang masih terbuka dan satu mobil masih menunggu abi.

Lina melambaikan tangan dan melebarkan senyuman. " iya bu hati- hati di jalan,"

"umi ini ada bingkisan buat umi sama buat abi"

indah Melirik dan melebarkan senyuman. " terimakasih cantik,"

" sama- sama umi "

selepas itu wanita berjilbab tersebut disusul oleh suami nya sambil mencium telapak tangan wanita paruh baya dan pria paruh baya secara bergantian sebagai tanda perpisahan.

" assalamualaikum " #pamit Hardi dan indah yang hendak menaiki mobil sembari melambaikan tangan nya.

wanita berjilbab bergamis panjang dan suaminya memasuki rumah secara bergantian dan menutup pintu secara pelan.
...

Flashback on
"kenapa si mereka pulang begitu cepat padahal aku masih rindu, Dalam hati nya sambari memegang anak bantal dengan wajah murung .

 Cinta datang Tanpa Disangka [On Going ] Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang