"Menyedihkan tapi begitulah adanya. Aku sudah terbiasa menghadapinya."
•ARI•
__
Ari sudah pulang kerumahnya, dia pulang berjalan kaki karena untuk menghemat uang. Lelah pun menghampirinya.
"Assalamu'alaikum," salam Ari dan langsung membuka pintu
Saat hendak masuk Ari langsung diperintahkan Tia.
"Eh, kamu bersihin rumah sama cuci baju terus kamu jemurin. Cepat!" Titah Tia
Seharusnya ini adalah pekerjaan perempuan tapi Ari sadar diri karena dia sudah diasuh dan dibesarkan di sini.
"Baik Ma." Patuh Ari
"Tapi, Ari boleh makan dulu Ma?"
"Enggak , nanti aja setelah pekerjaan kamu selesai semua! "
Ari hanya mengangguk pasrah dan segera ke belakang untuk mengambil sapu dan membersihkannya.
.....
Ari POV
Tok! Tok! Tok!
Seseorang yang mengetuk pintu itu adalah Aldy dia barusan saja pulang.
"Eh sayangnya Mama udah pulang. Laper gak? Makan dulu yuk," ajak Mama-Tia kepada Aldy
Aldy masuk dengan sepatu yang berlumpur, membuatku sedikit kelelahan karena sekarang aku sedang mengepel alhasil aku harus mengulangnya lagi.
......
"Ari, sini lo!" Teriak Aldy
Aku yang sedang mencuci baju segera berlari karena Aldy memanggilku
"Lo 'kan yang ngambil uang gue diatas meja!" ujar Aldy kepadaku dengan suara yang tinggi
"Enggak gue gak ada ngambil duit lo, gue cuman ngebersihin kamar lo aja" Aku berani bersumpah karena aku tidak ada mengambil uang Aldy
"Alahh mana ada maling yang mau ngaku."
Author POV
"Sini lo," Aldy mencengkeram kera kemrja Ari dengan kuat
Aldy langsung melayangkan satu pukulan ke rahang Ari, sampai sudut bibir Ari mengeluarkan darah dan ada sedikit bagian lemab di pipinya.
"Ada apa sih ini sayang kok kayak ada keributan Mama dengar?" Tanya Tia
"Ini Ma. Ari ngambil duit aku yang ada di atas meja,"Ucap Aldy
"Gak Ma aku tidak ada ngambil duit Aldy aku cuman memebersihkannya saja," ucap Ari
"Enggak usah munafik lo. Ngaku aja. Hukum aja Ma si cupu ini." Kata Aldy sambil menendang bahu Ari sampai kaca mata Ari jatuh dan langsung diinjak sama Aldy
"Sini kamu ikut saya."Ujar Tia dan mencengkeram tangan Ari dengan kuat sampai Ari meringis kesakitan
"Enggak mau, Ma."
"Ikut saya!"Ucap Tia sambil menyeret Ari
"Makanya jangan suka nyolong," timpal Aldy
"kenapa kamu ngambil duit Aldy haa? Apa enggak cukup uang yang diberikan selama ini! " Ucap Tia dengan nada marah
"Sekarang kamu saya kurung di gudang sampai besok pagi dan kamu tidak akan makan malam ini," lanjut Tia.
Di lain sisi Aldy tersenyum puas
Pintu gudang pun dibanting dengan keras.
....
"Ari mana kok dari tadi enggak nampak?"Tanya Herman
Mereka sekarang lagi berada di ruang Tv
"Enggak tau Mas dari tadi siang belum ada pulang," bohong Tia
KAMU SEDANG MEMBACA
ARIESTA
Teen FictionNamanya Ariesta Candramawa kerap dipanggil 'Ari'. Cowok yang mempunyai segudang kesedihan yang berhasil disembunyikannya selama ini dan semua itu menjadi kebahagiaan karena datangnya sosok gadis cantik di dalam hidupnya. Dia adalah Nayanika Lasp...
