10

16 2 12
                                        

























Seorang gadis melangkah gontai menuju dapur. Jangan lupakan penampilannya yang terbilang err...

Membuka kulkas. Mengambil sekaleng soda.

Krekpssss

Menenggak minuman bersoda itu. Tiba-tiba

"Ahh aduh sakit sakit."

Memutar badannya untuk mengetahui siapa yang berani menjewer telinganya.

"YAK-

"Mwo?"

Ehehehe eomma. Apa kabar eomma?"

Aeri langsung merebut minuman kaleng itu dari tangan Haneul.

"Kau itu pagi-pagi sudah minum soda. Tak baik tahu" geregetnya sampai tak tahan untuk memukul kepala Haneul.

Haneul merengut.

Dengan malas dilangkahkanlah kakinya hendak menuju kamar.

Namun eommanya menarik kerah baju belakangnya seperti kucing.

"Mau kemana?"

Gadis itu hanya menunjukan cengiran bodohnya.

"Bantu eomma masak."

"Ahhh malas sekaliiii~" rengeknya.

Pletak

Kening mulusnya jadi sasaran empuk alunan centong sakti itu.

"Anak gadis tidak boleh malas. Nanti jodohnya diembat ayam."

Haneul menghela nafas "Jodohku bukannya diembat ayam. Tapi diembat seonggok manusia bergender sama sepertiku. Sialnya sangat cantik dan baik. Saking baiknya ia sampai mengambil jodohku" gerutunya pelan

"Mworago?"

Haneul sedikit bersyukur karena mempunyai eomma sepertinya. Sedikit budek. Jadi tak mendengar ucapan laknatnya.

"Eomma aku mandi dulu. Akan kupanggilkan kecebong untuk membantumu~" teriaknya. Karena ia sudah terbirit menuju kamarnya.




























"Sejak kapan dirumah kita ada kecebong? Ah sepertinya kolam renangku kotor. Aku harus memanggil tukang." - Aeri aka eomma Kim
















Brag

Brag

Brag

"KECEBONG JANGAN TIDUR TERUS NANTI BERUBAH JADI KODOK. AKU TAK TAHU HARUS MENCARI DIMANA KEKASIHMU. SEMUA WANITA TAK ADA YANG MAU DENGANMU."

"KECEBONG! EOMMA BILANG KAU HARUS MEMBANTUNYA MEMASAK ATAU KALAU TIDAK KAU AKAN DITENDANG SEKARANG JUGA!!!!"

Nah suara indah layaknya bom atom itu menggelegar dipagi hari yang indah ini.

"Astaga Haneul kau itu berisik sekali sih."

"Loh kenapa bibitnya kecebong yang keluar?" Setelah berucap Haneul langsung ngibrit masuk kamar tak lupa ia kunci.




























"YAK KIM HANEUL!!! AKU INI APPAMU!!!!!"



























"KIM KIBUM SIKKEUREOWO!!!!! LEBIH BAIK KAU MEMBANTUKU MEMASAK!!"


"Aish gara-gara gembul!"

DARE        |    Choi Yeonjun   |Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang