NINE

190 31 1
                                        

Jeon wonwoo tidak percaya cinta pandang pertama namun kenyataannya sebaliknya. prasaan aneh yang selama ini ia rasakan tidak pernah ia hirau kan, meski sering kali memberontak untuk selalu ada di ingatan nya. Isi hati tidak pernah mendustakan pikiran.

Wonwoo menulis lirik di sebuah ruangan yang tidak terlalu besar, hanya ada meja dan piano di dalamnya.

"wonu kau kenapa?"

Ternyata s.coups sedari tadi melihat wonwoo menatap lirik yang dia buat dengan sangat dalam.

Wonwoo hanya tersenyum kecut, dua seperti sedang membohongi dirinya sendiri. melihat dirinya terjebak dengan perasaan yang tidak sebenarnya ia ketahui dengan pasti.

"yak! Kau membuatku takut" omel S.coups.

"memangnya aku kenapa?" tanya balik wonwoo.

S.coups nerdecih pelan "jangan pura-pura bodoh dengan ku, wajah mu ini-" s.cops menunjuk wajah wonwoo.

" wajah mu terlahir dengan wajah pintar" sambung s.coups pelan.

Wonwoo terkekeh mendengar penuturan s.coups, entah itu kejujuran atau hanya sekedar candaan saja.

"hyung aku akan menemui producer-nim" ucap wonwoo sembari melirik jam tangan yang melingkar di pergelangan tangan kanannya dan pergi dari ruangan itu dengan tangan yang membawa netbook .

Sudah jelaskan wonwoo mengalihkan pembicaraan, s.coups tahu akan hal itu,memang sulit menggali yang ada pada diri seorang Jeon wonwoo.

...

Yerin telah mewujudkan impian nya menjadi seorang idol, perjalanan yang sesungguhnya akan segera dia jalani.

Setelah kegagalannya so sung Jin menaruh harapan besar pada 6 gadis luarbiasa, dia menaruh kepercayaan dan harapan besar untuk gfriend.

"yeorobundeul mv kita sudah keluar"
Ujar sowon dengan gembira.

Sontak para member gfriend bergembira bukan main, di samping itu semua member bergantian untuk menelepon keluarga mereka atas debutnya.

Btw mereka tidak di izinkan untuk memegang ponsel mereka, oleh karena itu mereka hanya di beri satu ponsel untuk di pakai 6 orang.

Yerin menatap nanar layar ponselnya, mencoba menghubungi nomor ayahnya namun tidak kunjung dapat jawaban, raut wajahnya sangat terlihat jika ia menahan air matanya.

Yerin pov.

Aku sangat bahagia, sangat, sangat bahagia akhirnya impian nya terwujud. Namun, disisi lain aku sangat merindukan perhatian dari eomma dan appa.

30 menit aku menatap layar ponselku. Berharap appa mengabariku, atau setidaknya memberikan kata selamat atas debutku.

"apa appa masih marah padaku?" batinku.

Drttt.. drttt...

Aku  terkejut setengah mati, bukan telpon dari orang tuaku, melainkan "pabo" tak lain dan tak bukan adalah nama kontak dari pria bus itu, yups kim taehyung.

"eung yeobseo" jawabku

"selamat atas debut mu yenni! Pasti kau akan sibuk hmmmm, apa ada waktu untuk ku?" ucap pria di sebrang telpon.

Heol, apa ini mimpi? Apa yang dia katakan barusan? Apa Dia ingin bertemu dengan ku?
"terimakasih taehyung oppa, sepertinya malam ini aku tidak ada jadwal setelah jam 8, ingin keluar?" tawar yerin.

"kita bertemu di taman dekat halte bus biasa, jam 8 malam, ada sesuatu yang ingin ku sampai padamu"

"baiklah, sampai ketemu nanti malam"

THANKS (WONRIN) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang