°Jangan lupa meninggalkan°
°Jejak berupa vote and comment⭐°
[Happy reading♡]
Kringg....
Bel berbunyi menandakan waktu untuk memulai pelajaran. Seperti biasa Mikasa, Armin, dan Eren berada dalam ruang kelas yang sama.
Setelah pelajaran selesai mereka segera keluar ruang kelas karena sudah saatnya untuk istirahat.
Saat mereka ingin pergi ke kantin Mikasa melihat seorang bocah Tk berada di taman belakang dengan bersandar pohon disebelahnya, dan yahh bocah Tk itu sendirian. Terlihat mengenaskan bukan??
"Eren, Armin kalian ke kantin duluan yah, aku mau ke toilet sebentar" Mikasa memberi alasan kepada Eren dan Armin. Entah kenapa Mikasa ingin menghampiri bocah Tk tersebut.
"Baiklah, tapi jangan lama lama yah" ucap Eren mengiyakan
"Baiklah daa...." Ucap Mikasa sambil berjalan berlawanan dengan kedua sahabatnya itu.
Di taman
"Mengenaskan sekali hidupmu, duduk bersandar di pohon, sendirian pula" ucap Mikasa yang berhasil membuat Levi tersentak dari lamunannya.
"Apa urusanmu bocah?!"
"Tidak, itu memang bukan urusanku tapi aku hanya ingin pergi ke taman dan kebetulan melihatmu"
"Tidak biasanya kau pisah dari kedua teman mu itu"
"Sudah kubilang kan? Jika aku hanya ingin pergi ke taman, apa itu mengganggumu??"
"Tidak, kau tidak menggangguku" entah kenapa Levi merasa jika kehadiran Mikasa samasekali tidak mengganggunya dan malah membuatnya merasa nyaman??
"Boleh aku duduk disini??"
"Terserah"
Hening, cukup lama mereka diam. Tidak ada pembicaraan diantara mereka sampai akhirnya. . .
"Kenapa kau sendirian??
"Entahlah, aku selalu merasa risih dengan orang orang disekitar ku."
"Ohh begitu yahh"
"Kau sendiri kenapa berpisah dari temanmu itu??"
"Entahlah saat aku akan ke kantin bersama Eren dan Armin aku melihatmu sendirian, lalu entah mengapa aku jadi ingin menemui mu"
"Kau tidak membawa bekal" tanya Mikasa kepada Levi yang duduk di sebelahnya
"Tidak"
"Kalau begitu, bagaimana kalau kau makan bekal denganku??"
"Apa boleh?"
"Tentu saja"
Mikasa dan Levi memakan bekal Mikasa bersama, dan tidak ada orang yang mengganggu mereka.
Saat Mikasa dan Levi memakan bekal bersama terlihat seorang gadis yang memperhatikan mereka. Petra, seorang gadis yang memiliki rambut karamel sebahu menangis melihat kedekatan Levi dan Mikasa. Karena Levi tidak pernah mengaggapnya selama ini.
Petra memang menyukai Levi saat mereka masih smp, dan Levi samasekali tidak menganggap Petra, karena Levi merasa jika kehadiran Petra hanya mengganggunya saja.
Setelah melihat Levi bersama Mikasa di taman, Petra merasa tersakiti, Petra pergi meninggalkan Levi yang masih berduaan dengan Mikasa di taman.
Petra berlari melewati koridor koridor kelas dengan tetesan cairan bening yang jatuh di pipi putihnya. Petra berlari menuju toilet, tak memperdulikan tatapan heran dari orang orang disekitarnya.
Kriingggg.........
Bel berbunyi menandakan waktu istirahat selesai dan menandakan waktu pelajaran akan segera dimulai kembali, Mikasa dan Levi yang mendengar suara bel pun langsung berdiri dan berjalan pergi meninggalkan taman dan pergi menuju kelas.
Di kelas
"Kau darimana saja kau tau kami dari tadi mencari mu kemana mana" Gerutu Eren kepada Mikasa yang meninggalkan ia dan Armin saat istirahat.
"Ehe, maaf tadi setelah dari toilet aku pergi ke taman sebentar" ucap Mikasa kepada kedua temannya itu
"Ohh" ucap eren kepada Mikasa
"Maafkan aku yah"
"Makanya kalau pergi kemana mana tuh izin dulu, kan capek kami nyarinya!"
"Hey kalian!! Pak pixis datang!!" Ucap sasha sembari menunjuk ke arah pintu.
Thanks For Reading ♡
✓Jangan lupa beri vote and comment
![The Beginning Of It All [RivaMika]](https://img.wattpad.com/cover/249610447-64-k938058.jpg)