Capt 2

67 9 0
                                        

Queenza melongo ia terkekeh dan menggeleng2 kan kepalanya prihatin "gue rasa setelah mukul kepala Lo pakai tongkat ini kewarasan Lo yang entah nyangkut dimana bakalan balik lagi"

Pria itu ikut terkekeh melipat tangan nya di dada dan tersenyum "ternyata kau lebih cantik jika di lihat langsung di banding hanya lihat lewat mimpi"

Queenza mendelik ngeri ia memeluk tubuh nya dan menatap pria itu tajam "gue colok tuh mata!" Geram nya ketika pria itu terus menatap nya

"Kau tidak usah menutup nya, aku sudah sering melihat nya bahkan ketika kau masih bayi"

"Lo gila?" teringat sesuatu gadis itu Tiba2 memijit pelipis nya yang mulai terasa pening "sepertinya gue harus ganti profesi, kelamaan menulis novel fantasi ngebuat gue berhalusinasi yang aneh aneh"

"Kau tidak berhalusinasi queen, aku nyata"

"Ga,gak! Ini halusinasi" gumam gadis itu masih memijit pelipis nya namun tiba2 ia tersadar akan satu hal "tunggu2 kalau memang Lo nyata Lo masuk dari mana?"serkas nya padahal seingat nya ia selalu mengunci pintu bahkan jendela nya

Pria itu mendelik acuh lalu menunjuk laptop gadis itu yang terbuka menampilkan teks novel baru nya

"Laptop gue?"gumam queenza bingung

Pria itu menggeleng "tulisan mu, aku tokoh utama dalam cerita buatan mu, lebih tepatnya cerita yang kau tulis berdasarkan apa yang hadir di mimpi mu"

Queenza menggeleng tidak percaya "Lo ngawur!" Sentak nya lalu berlari memeriksa jendela kamar nya, terkunci! Buru2 ia keluar dan memeriksa setiap kamar, jendela dan pintu semuanya terkunci bagaimana bisa? Di belakang nya pria asing itu terus mengikuti langkah nya sambil bersedekap dada dan tersenyum manis

"Bagaimana? Kau sudah percaya?" Tanya pria itu mengikuti Queenza yang berjalan menuju kamar nya

Queenza berbalik Tiba2 membuat pria itu memundurkan tubuh nya
"Gue tanya sekali lagi orang asing! Lo siapa dan kenapa Tiba2 Lo ada di kamar gue!!!"gadis itu menggeram menatap tajam pria yang masih terlihat santai itu

"Aku sudah menjelaskannya, aku datang menjemput mu yang merupakan tunangan ku dan aku bisa berpindah tempat kemanapun yang aku mau termasuk dari dunia ku ke dunia mu"

Queenza mendelik mendengar kalimat tarakhir pria itu dunia nya? "Maksud Lo? Lo nggak berasal dari dunia ini?" Queenza menatap pria itu ngeri

Pria itu mengangguk "tapi tidak seperti yang kau bayangkan"

Tubuh Queenza mundur beberapa langkah "siapa Lo sebenarnya orang asing? Gue Gak bakalan percaya setiap omong kosong yang Lo ucapin! Lebih baik Lo jujur atau gue beneran laporin Lo ke polisi!"

Pria itu hendak menjawab namun suara ketukan di pintu kamar gadis itu membuat nya bungkam begitupun Queenza yang terdiam, ia melirik jam dinding nya
"Shit!!! Ini semua gara2 Lo!!"geram gadis itu pelan

"Sayang?" Itu suara Leo

Mata gadis itu melotot ia menatap pria asing itu dan mendesis pelan "sembunyi cepatt! Itu cowok gue" namun pria itu hanya diam saja

"Dia hanya pacarmu sedangkan aku tunangan mu"

"Lo g-..."

"Zaaa? Lo di dalam kan? Lo lagi bicara sama siapa? Gue masuk yah"

Tiba2 pintu terbuka membuat jantung Queenza berdetak kencang ia pasrah ketika tubuh Leo sudah sepenuh nya masuk di kamar

Leo tersenyum "Lo ngomong sama siapa tadi?"

Queenza mengernyit bingung, Leo tidak melihat pria asing itu?
"Ha?"

"Iya Lo ngomong sama siapa, tadi gue dengar Lo lagi ngobrol"

Secret boy.Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang