Lelaki Penyair

Lelaki Penyair

  • WpView
    LETTURE 167
  • WpVote
    Voti 13
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadPer adultiIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mar, ago 18, 2020
Cerita ini adalah antitesis dari cinta itu sendiri. Cinta bukanlah tentang kebahagiaan saja melainkan juga penderitaan, bukan hanya kesetiaan namun juga penghianatan, hal-hal yang salah dalam memaknai cinta bahwa ini adalah sisi gelap yang siapa saja pernah merasakannya namun terdogma dengan kesucian cinta. Manusia selalu mengandalkan egoisme, dimana cerita ini akan menarik dua sisi antara lelaki dan perempuan, Patriarki dan feminisime, manakah yang harus mengalah. Namaku Quinnisa Caca Naifa dan diumurku yang ke 27 tahun ini, aku masih saja belum bisa menemukan lelaki yang menggantikan sosoknya dihatiku. "Ca, apapun yang terjadi jangan lupa bahagiakan dirimu sendiri", adalah sebuah kata penenang dari seorang Pria yang ku kagumi dan cintai. Lelaki memang terlahir sebagai sosok penyair yang dapat meluluhkan hati seorang wanita dengan mudahnya dan sayangnya wanita adalah penikmat dari syair-syair para lelaki.
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti