Ceritakan apa yang layak untuk diceritakan.
Pertahankan apa yang layak untuk dipertahankan.
Tinggalkan apa yang seharusnya ditinggalkan
Dengan cara itu kamu akan merasa bahagia.
-Aria Pammasena-
Mengabdi sebagai seorang pengajar disebuah sekolah swasta tidak membuatnya lupa pada kecintannya dengan dunia tulis menulis. Beberapa karyanya sudah pernah diterbitkan salah satunya adalah buku antalogi puisi Hijrah ke JalanMu (Nahima pers-2016). Baca juga beberapa karyanya di https://penakota.id
Temukan Aria di:
Fb: Resqie Parenrengi
IG: @resqie.parenrengi
Tweeter: @ReliaResqie
Menulis adalah mendengar.
Menulis adalah melihat.
Menulis adalah merasai.
Menulis adalah hidup.
Karena menulis adalah keabadian.
- Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia
- JoinedFebruary 26, 2017
- facebook: Aria's Facebook profile
Sign up to join the largest storytelling community
or
Apa yang terlintas dipikiran kalian jika mendengar lagi Butterfly dari BTS?View all Conversations
Stories by Aria Pammasena
- 7 Published Stories
Dear Friend (Terbit)
174
5
20
Di usia 18 tahun, Davina Dianta kehilangan keluarganya-dan bersamaan dengan itu, hidupnya berubah total.
Pagi...
Langit Yang Tak Pernah Sama
176
10
14
Langit tak pernah sama setiap harinya-begitu pula hati manusia.
Bagi Senara, hidup adalah tentang menemukan a...
Sudahkah Kau Cinta Padaku
3.8K
105
28
"Sepertinya aku jatuh cinta sama kamu deh". Kata Kania menatap Damar lekat.
"Sayangnya aku tid...
+6 more