Ceritakan apa yang layak untuk diceritakan.
Pertahankan apa yang layak untuk dipertahankan.
Tinggalkan apa yang seharusnya ditinggalkan
Dengan cara itu kamu akan merasa bahagia.

-Aria Pammasena-
Mengabdi sebagai seorang pengajar disebuah sekolah swasta tidak membuatnya lupa pada kecintannya dengan dunia tulis menulis. Beberapa karyanya sudah pernah diterbitkan salah satunya adalah buku antalogi puisi Hijrah ke JalanMu (Nahima pers-2016). Baca juga beberapa karyanya di https://penakota.id

Temukan Aria di:
Fb: Resqie Parenrengi
IG: @resqie.parenrengi
Tweeter: @ReliaResqie


Menulis adalah mendengar.
Menulis adalah melihat.
Menulis adalah merasai.
Menulis adalah hidup.
Karena menulis adalah keabadian.
  • Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia
  • Sumali noongFebruary 26, 2017



Huling Mensahe
Aria_Pammasena Aria_Pammasena Dec 21, 2018 02:45PM
Apa yang terlintas dipikiran kalian jika mendengar lagi Butterfly dari BTS?
Tingnan ang lahat ng mga usapan

Mga kuwento ni Aria Pammasena
Dear Friend (Terbit) ni Aria_Pammasena
Dear Friend (Terbit)
Di usia 18 tahun, Davina Dianta kehilangan keluarganya-dan bersamaan dengan itu, hidupnya berubah total. Pagi...
Langit Yang Tak Pernah Sama ni Aria_Pammasena
Langit Yang Tak Pernah Sama
Langit tak pernah sama setiap harinya-begitu pula hati manusia. Bagi Senara, hidup adalah tentang menemukan a...
ranking #944 sa emosional Tingnan ang lahat ng rankings
Sudahkah Kau Cinta Padaku ni Aria_Pammasena
Sudahkah Kau Cinta Padaku
"Sepertinya aku jatuh cinta sama kamu deh". Kata Kania menatap Damar lekat. "Sayangnya aku tid...
1 Reading List