Tidak memaksa untuk dijadikan prioritasnya namun tolong anggap keberadaan ku disini.
Start; selasa, 15 desember 2020
Finish; sabtu, 10 April 2021
Warning!!!
• ini cerita BxB
• cerita sendiri murni dari otak seorang pengangguran
• jangan plagiat loh...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Luhan mematikan ponselnya setelah melihat pesan masuk dari Sehun, tidak berniat untuk membalasnya jadi Luhan lebih memilih meletakkan ponselnya di sampingnya lalu kembali menyibukkan diri dengan memasukkan semua pakaian ke dalam kopernya.
Ditemani Baekhyun dan Kyungsoo yang saat ini tengah bercanda ria sambil menimpuk satu sama lain menggunakan pakaian milik Luhan. Padahal tadi Luhan sudah sempat melipat pakaian miliknya itu namun kini berantakan lagi karena ulah kedua temannya.
Nah mengenai kepindahannya ini, Baekhyun dan Kyungsoo sudah tau sejak 3 hari yang lalu. Kedua temannya itu awalnya tidak percaya bahwa Luhan akan pindah negara, mereka malah menertawakan Luhan karena mereka kira Luhan sedang bercanda namun setelah Suho yang memberitahunya mereka langsung nangis kejer hingga ingin menginap selama seminggu di rumah Suho karena mereka tau setelah seminggu mereka tidak lagi bertemu dengan Luhan.
Dan ini sudah hari ketiga Baekhyun dan Kyungsoo menginap di rumah Suho. Yah merepotkan sebenarnya namun Luhan tidak apa karena setelah ini dia tidak dapat bermain lagi dengan Baekhyun dan Kyungsoo.
"Aduhh... Sakit!!! Kenceng banget si!!! Gue kan pelan tadi!!!" Marah Baekhyun kepada Kyungsoo yang melempar pakaian Luhan ke arah Baekhyun dan itu tepat mengenai wajah mulus pria manis tersebut.
Kyungsoo menjulurkan lidahnya, dia meledek Baekhyun yang tengah marah kepadanya. "Bodo! Tadi lo juga lemparnya kenceng banget"
"Masih gue lihatin ya" Kata Luhan, wajahnya sudah berubah sepet banget karena kelakuan kedua temannya yang sangat kekanakan.
"Dia duluan noh" Tunjuk Baekhyun kepada Kyungsoo.
Tidak terima dituduh, Kyungsoo menunjuk balik Baekhyun. "Apaan si lo duluan lah?!"
"Apaan lo duluan anjirr" Kata Baekhyun.
Luhan menghelakan nafasnya. "Diem! Jangan main tuduh tuduhan! Kalian berdua tuh salah! Itu kan baju udah rapih di lipet kenapa malah di berantakin!!!"
Baekhyun dan Kyungsoo menunjukkan senyum tanpa dosanya kepada Luhan yang saat ini tengah membereskan pakaian yang berserakan di kamar tidurnya.
Melipat kembali pakaiannya dengan tenang sedangkan kedua temannya hanya memperhatikan Luhan tanpa ingin membantu.
Ini sudah sejam sejak Luhan membereskan kopernya namun ini tidak selesai selesai yang membuat Luhan sedikit lelah.
"Temen lo pada nanyain lo beneran pindah atau prank doang" Kata Kyungsoo.
Luhan tertawa ringan. "Prank apa si. Jelas jelas lo ngephoto gue kan yang lagi beresin koper. Kenapa mereka gak percaya si?"
"Yah mereka belum dengar dari lo nya langsung, cantik" Kata Baekhyun.
"Yah nanti gue kasih tau deh kalo gue ke kampus" Kata Luhan.
Kyungsoo terkejut. "Ngapain ke kampus?"
Luhan mengalihkan fokusnya kepada Kyungsoo. "Ngambil barang gue yang ada di asrama"
"Katanya udah di ambil semua" Kata Baekhyun.
"Belum, belum di ambil boneka rusanya" Kata Luhan dengan ekspresi khas anak kecil yang tengah kehilangan boneka favoritenya.
Kyungsoo menghelakan nafasnya. "Yah udah besok kita anterin ke asrama lo"
"Gue bisa sendiri dah. Lo pada kuliah aja dulu nanti kalo udah selesai lo bisa susul gue atau gak gue yang nyusul lo ke fakultas kalian" Kata Luhan.
Yah mau gak mau, Baekhyun dan Kyungsoo mengangguk setuju. Mungkin Luhan ingin bertemu dengan beberapa teman fakultasnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.