~열 두번째(End)

544 35 4
                                        

Kini, Donghae telah berada di bar Sunking. Dia sudah memesan segelas soju untuk ia minum.

Ia tak sendirian. Melainkan, ia bersama dengan satu sahabatnya yakni, Jo Kyung Ho.

"Lalu, bagaimana dengan rencanamu untuk mengambil seluruh aset perusahaan B&E?" Donghae menegak gelas yang sudah ia tuangkan soju itu kemudian, menatap Kyung Ho dengan pandangan aneh.

"Rencanaku? Tentu saja sebentar lagi akan berhasil. Dan aku hanya akan Nicole memohon padaku untuk melepaskan Jessica dan memberikan aset B&E"

"Wah! Kau benar benar hebat!"

"Tentu saja. Lalu, bagaimana denganmu? Apa kau berhasil merebut Aset Choi Group?"

"Ah, kalo soal itu tentu saja aku sedang dalam melakukan pemantauan dari jauh. Dan kabar terakhir yang aku dapat, Sooyoung menginap dan tinggal sementara di mansion Lee Sunkyu"

"Lalu, apa rencanamu selanjutnya?"

"Aku sudah mengutus orang untuk mencari Sooyoung dan membawanya kembali ke mansionnya. Dan dengan begitu, aku dan Sooyoung akan segera dinikahi. Aset Choi Group pun akan segera diberikan padaku"

"Aigo~kau benar benar kejam. Hahahaha"

"Tentu saj-"

"ANGKAT TANGAN!!!! LEPASKAN SENJATA KALIAN! KALIAN BERDUA SUDAH DIKEPUNG!"

Deg!

*****

-Gangnam Hospitals.

Saat ini, Yul sudah dioperasi untuk mendonorkan kedua matanya pada gadis tadi. Sebelumnya ia juga sudah meminta izin kepada teman temannya.

Awalnya, Hyomin dan Sooyoung tak setuju. Namun, karna mendengar penjelasan Sunkyu dan Yul, mereka akhirnya memperbolehkannya.

Dan begitu kedua mata Yul sudah dipindahkan ke gadis itu, detak jantung Yul seketika berdetak sangat kencang. Hidungnya pun perlahan mengeluarkan darah.

Dan sesaat kemudian, tanpa dokter dan suster ketahui, jantung Yul telah berhenti berdetak. Mata Yul pun perlahan terpejam. Tapi, sebelum benar benar memejamkan mata, Yul sempat bergumam nama seseorang dengan pelan.

"Saengilchukka hammida, Sica. Anyeong~" Gumamnya dan memejamkan mata sepenuhnya.

Lalu, suster itu menyadarinya. Mereka seketika panik.

"Dokter, detak jantung pendonor berhenti berdetak. Hidungnya juga mengeluarkan banyak darah"

Deg!

"Suster, coba lakukan kejut listrik jantung" Suster mengangguk dan mengambil alat kejut listrik untuk jantung. Ia mengangkat pakaian Yul sampai diatas dada. Dan menempelkannya pada Yul.

Sedangkan dokter dan suster yang lain, kembali fokus melakukan operasi donor pada gadis itu.

Setelah 3 kali mencoba, tidak berhasil. Suster berkata pada dokter jika ia sudah mencoba sebanyak 3 kali untuk menstabilkan kembali detak jantung Yul. Mendengar itu, dokter sempat terkejut dan sesaat kemudian, dokter menggelengkan kepalanya pada suster untuk memberi tau jika Yul sudah tidak bisa lagi diselamatkan.

"Beristirahatlah dalam damai, Tuan Kwon. Anda benar sang pahlawan bagi gadis ini. Anda sudah melakukan 1 kebaikan besar untuknya"

"Suster, silahkan keluar dan beri tau keluarga pendonor" Suster menganggukkan kepalanya dan keluar dari ruangan operasi.

"Suster, kenapa kau keluar? Bagaimana dengan operasinya?" Tanya eomma dari sang gadis.

"Maaf, tuan dan nyonya semua. Di sela sela kami melakukan operasi tadi, telah terjadi sebuah kendala buruk"

SorryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang