09.25 PM
Sakura dan Hinata saat ini sedang berada di bar yang tak jauh dari apartement milik Sakura. Jangan tanya Ino kemana, dia sedang ada tugas di kantor kepolisian
Bau alkohol, rokok, dan sex menjadi satu dalam ruangan. Lautan manusia yang mencari kenikmatan masing-masing terlihat dibawah sana
Sakura melihat mereka tanpa minat, sesekali menuangkan wine yang telah dia pesan. Sedangkan Hinata dengan tenang menikmati nikotin yang berada ditangannya, tak jarang ia juga meminum wine miliknya
"Apa kau tidak bosan dengan rokokmu itu, Hinata?" tanya Sakura dengan sesekali meminum winenya
"Tidak. Kau tidak ingin menikmatinya juga?" Hinata menyodorkan rokok miliknya, Sakura menggeleng
"Tidak terimakasih. Wine ku lebih menarik dari pada nikotin mu itu" Hinata memutar bola mata malas. Oh, ayolah Sakura itu memang menyebalkan
Sakura mengedarkan pandangannya kepenjuru bar, sampai manik emerlad miliknya menangkap keberadaan seseorang yang tak asing menurutnya. Tampan, tinggi, rambut menyerupai pantat ayam. Hmm, seperti kenal
"Hey! Apa yang kau lihat?" lamunan Sakura seketika pecah, ia menoleh dan mendapati Hinata yang menghadap kearahnya
"B-bukan apa-apa" Hinata hanya mengedikan bahu
"Oh, iya kekasihku akan kemari. Dia bilang dia juga membawa temannya" Sakura menoleh kearah Hinata
"Kau memiliki kekasih? Sejak kapan?" Hinata menghisap rokok miliknya
"Sudah cukup lama. Mungkin, sejak aku kuliah di New York" jawab Hinata ragu
"Jangan bilang kalian akan bercinta disini" Hinata tak menanggapi ucapan Sakura tersebut
"Jika sampai itu terjadi, apalagi dihadapan ku. Akan ku tendang milik kekasihmu itu sampai patah" Hinata menatap Sakura protes, sedangkan yang ditatap hanya acuh dan memilih menikmati wine nya
****
Ditempat yang sama dengan posisi yang berbeda seorang pria jambrik sedang mencoba membujuk sahabatnya itu
"Ayolah teme, hanya sebentar. Kau bisa bermalam juga dengan jalang disini" pria bersurai kuning itu tak gentar membujuk sahabatnya yang hanya acuh
"Atau kau ingin ku pesankan wine? Vodka? Atau red wine? Akan ku pesankan, tapi kau harus mau ikut dengan ku. Yayaya" pria bersurai kuning itu menggeram frustasi karena tak satu pun kalimatnya yang dipedulikan sahabat sepopoknya
"Ck, kau berisik sekali dobe. Aku tidak sudi bermalam dengan jalang-jalang itu, mereka bahkan sudah longgar. Pesankan aku wine tiga botol, baru aku mau ikut denganmu" pria jambrik itu berbinar senang atas respon sahabatnya, tanpa banyak bicara dia segera pergi ke bartender untuk memesan wine sahabatnya
Tak membutuhkan waktu lama ia kembali membawa tiga botol wine dengan kadar alkohol yang tinggi. Tenang sahabatnya ini tidak akan mabuk walaupun menghabiskan 15 botol wine dengan kadar alkohol tinggi sekalipun
Mereka berjalan kearah Hinata dan Sakura berada. Hinata yang melihat kekasihnya dari jauh berbinar senang
"NARUTO-KUN!" pria yang namanya di panggilpun menoleh, tak jauh darinya terlihat Hinata yang melambaikan tangan dan Sakura yang masih sibuk dengan wine miliknya
Pria bernama Naruto itupun menarik tangan sahabatnya untuk bergegas. Sesampainya dihadapan kedua gadis tersebut sepasang kekasih itu berpelukan erat
"Hinata-chan aku sangat merindukanmu" ucap pria jambrik yang bernama Naruto itu
"Aku juga merindukanmu Naruto-kun" Sakura memutar mata malas melihat drama sahabatnya dan kekasihnya itu. Tak sengaja manik emerladnya bertatapan dengan onxy tajam milik pemuda yang tak asing baginya
"Aku menemukanmu pinky"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Tbc
-----
Hai ada yg rindu TM? Coba komen ya
Mungkin cerita ini akan lebih panjang dari sebelumnya, jadi mohon bersabar ya
Tandai typo. Terimakasih
KAMU SEDANG MEMBACA
THE MISSION [ COMPLETED ]
FanfictionDesklaimer© Masashi Kishimoto --- story by 29evelyn [Versi Revisi] "Kau ini ingin bekerja atau jalan-jalan hah?!!" bentak Karin dengan melipat kedua tangan didepan dada. Bagaimana tidak murka? Lihat saja dia! kaos polos berwarna putih dipadukan jake...
![THE MISSION [ COMPLETED ]](https://img.wattpad.com/cover/247758895-64-k250991.jpg)