Apartement Sakura 08.25 Am
Sakura pagi ini sarapan ditemani oleh kedua orang tuanya. Momen yang sudah lama tidak pernah Sakura rasakan lagi sejak 2 tahun terakhir. Yah, mereka sibuk dengan urusan masing-masing
Sakura yang sekarang sudah bekerja di kantor detektif, Nagato yang sibuk mengelola perusahaan miliknya, dan Saara yang sibuk dengan butik miliknya. Bisa di bilang mereka semua jarang bertemu satu sama lain
Saat akan menyuapkan makanan terakhirnya bunyi benda pipih menghentikan aktivitasnya
'Drtt'
Sakura membuka pesan dari Ino sebentar sebelum melanjutkan menyuap makanan terakhirnya. Saat membaca dengan teliti ia segera beranjak. Saara yang melihat gelagat putrinya memutuskan untuk bertanya
"Mau kemana kau Saku?" Sakura menoleh sekilas kearah orang tuanya dan melanjutkan mengikat tali snikersnya
"Ah, et-to aku harus ke kantor segera. Iya, Saso-nii sudah mengabari kalau harus cepat. Jaa-ne" Sakura berlari menuju garasi apartement miliknya untuk mengambil mobil dan mengendarainya diatas rata-rata
****
Sakura berhenti di depan markasnya dan teman-temannya. Saat memasuki rumah tersebut ternyata sudah ada beberapa orang yang menunggu disana
"Dimana yang lainnya?" gadis bersurai coklat panjang menoleh kearahnya
"Entahlah, Hinata dan Ino belum kesini. Saat aku datang hanya ada Kiba, Ten ten, dan Neji saja" Sakura mengangguk sekilas. Tak lama Hinata dan Ino datang dengan keringat yang bercucuran
"Kalian telat. Kembali saja sana" gadis bernama Ten ten berucap tanpa menoleh kearah mereka berdua. Ino tidak mengindahkan ucapan Ten ten dan memilih duduk disamping Neji yang kebetulan kosong, sedangkan Hinata duduk disamping gadis bersurai coklat tadi
"Jadi, ada apa kau menyuruh kami kemari Ino?" Kiba memulai pembicaraan. Ino menghela nafas dan menatap teman-temannya dengan serius
"Kalian tau tentang penembakan perdana mentri Tajima beberapa minggu lalu kan?" semua mengangguk
"Aku ingin bertanya kepada kalian, siapa dalang penembakan itu?" lanjutnya. Semua orang diam tidak ada yang berbicara, sampai Sakura membuka suara
"Secara tidak langsung kau menuduh kami penembak itu, bukan?"
"Aku tidak menuduh kalian, hanya saja--" ucapan Ino terpotong
"Bilang saja kau menuduh diantara kita pelakunya. Jangan mentang-mentang kau polisi aku akan takut padamu" gadis bersurai coklat menatap Ino sinis
"Tutup mulutmu itu Matsuri! Aku hanya bertanya, sialan! Jangan bilang kau pelakunya? Karena bukan tidak mungkin, mengingat kau sangat gila dengan senjata api" Ino menunjuk wajah Matsuri dengan telunjuknya
"Bisakah kalian tidak bertengkar? Kita bisa membicarakannya baik-baik. Jangan membuat rusuh disini" Neji yang sedari tadi diam membuka pembicaraan, Hinata dan Ten ten hanya memilih untuk diam
"Kita semua tau disini yang ahli dalam menembak jarak jauh hanya Kiba, Sakura, Ino, dan yang terkhir Matsuri. Jadi, alasan apa yang akan kalian keluarkan?" lanjut Neji
"Saat kejadian itu aku sedang menyalin berkas-berkas dari Kapten Akasuna. Jika tidak percaya kau tanyakan saja sendiri" Kiba berucap dengan tangan yang terlipat di dada
"Saat kejadian aku sedang ke supermarket untuk membeli es krim dan pembalut, bahkan aku sempat berbincang dengan Ten ten" Kini giliran Sakura yang berucap
"Saat kejadian aku sedang berbincang dengan inspektur Lee di kepolisian. Jika aku pelakunya kenapa bisa tepat waktu mengurus jasad-jasad di sana?" sekarang Ino yang berucap. Semua atensi sekarang mengarah ke Matsuri
"Saat kejadian aku sedang berada di apartemnt ku. Mana ku tau tentang kejadian itu" Ino menatapnya penuh selidik
"Kalo tidak salah apartementmu itu di jalan Shibuya bukan?" Matsuri terdiam saat mendengar Ten ten berucap
"Ah, iya. Kalau tidak salah gedung tertinggi yang ada di sana" lanjut Hinata
"Dan hanya ada satu gedung tertinggi di sana. Jadi kau mau mengaku sekarang?"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Tbc
------
Yg hari ini ujian ganbate-nee
Tandai typo. Terimakasih
KAMU SEDANG MEMBACA
THE MISSION [ COMPLETED ]
FanficDesklaimer© Masashi Kishimoto --- story by 29evelyn [Versi Revisi] "Kau ini ingin bekerja atau jalan-jalan hah?!!" bentak Karin dengan melipat kedua tangan didepan dada. Bagaimana tidak murka? Lihat saja dia! kaos polos berwarna putih dipadukan jake...
![THE MISSION [ COMPLETED ]](https://img.wattpad.com/cover/247758895-64-k250991.jpg)