Kini Oliv sedang berada di dalam mobil milik Gio. Karena sewaktu perjalanan pulang dari supermarket dirinya di telfon pria itu, karena ingin diajak entah kemana. Dan katanya sih disuruh satria, jadi ya oke aja.
"Mau kemana sih kak?" Tanya Oliv dengan raut wajah bingung.
"Bentar lagi nyampek" jawab Gio
Oliv pun mengrenyit saat mobil pria itu berhenti didepan bar. Dirinya juga kaget saat pria itu mengajaknya masuk kedalam.
"Takut" Ucap oliv sambil menggeleng.
"Nggak papa. Bantuin gue ya. Kasian tu anak" ujar Gio sambil menarik tangan Oliv masuk kedalam.
"Siapa sih?" Tanya Oliv.
"Si agam, suka kebablasan emang" kesal pria itu.
Deg
Oliv sangat kaget saat gio memberitahunya. Dia tak tau maksud Gio yang keblabasan itu apa! Dirinya memang masih polos sekali.
"Lo bantuin papah dia" suruh gio.
Oliv dan juga Gio memapah laki laki itu. Mereka memasukkan Agam ke dalam mobil milik gio.
"Bawa ke rumah lo ya bul, tadi satria suruh bawa kesana dulu. Satria tadi udah di start soalnya"
"Iya, bawa aja" jawab Oliv.
"Ini bawain motor agam" ujar Gio sambil memberikan kunci motor pria itu.
"Ya" jawab oliv malas.
***
Kini gadis itu sangat bingung dirumah. Karena Agam dari tadi muntah muntah terus! Seperti saat ini, pria itu masih berada di toilet.
Oliv membatu pria itu, dengan memegangi tubuh Agam agar tidak jatuh. Karena tubuhnya sangatlah lemas dan tak berdata.
"Udah, ayo" Ajak gadis itu, sambil memapah Agam menuju kembali ke ruang keluarga.
Dia menidurkan Agam disana. Namun lagi lagi pria itu mengajaknya ke toilet. Dia sangat capek saat ini. Entah ini sudah keberapa kalinya Agam membuat dirinya kesal.
"Ahh!!" Keluh agam sabil memuntahkan semua isi perutnya.
Brukk
Pria itu jatuh dengan tiba tiba diatas muntahannya. Alhasil baju yang dia pakai menjadi kotor. Padahal tadi Oliv hanya melepas sebentar, untuk menyalakan air. Namun tubuhnya sudah ambruk saja.
"Yahh, kan" kesal Oliv.
Oliv langsung saja membuka baju laki laki itu, seketika dia dapat mencium aroma maskulin pria itu. Dan tubuhnya langsung mematung saat melihat Abs milik Agam.
Namun dia langsung saja menepuk nepuk pipinya. Dan langsung saja membawa pria itu untuk duduk di kursi dekat toilet.
"Bentar, gue ambil baju"
Oliv langsung saja berlari ke kamarnya, karena baju pria itu masih ada di rumahnya. Dan untung saja sudah dia cuci dan sudah kering.
Ia langsung saja memasangkan baju pada Agam. Setelah selesai dia pun membersihkan sedikit bekas yang ada di wajah Agam, celana, dan kakinya hingga bersih.
Bukan kah dia sudah seperti pembantu pria itu sekarang?
Namun dia juga tak tega jika harus membiarkan pria itu seperti sekarang dan tidak ada yang mengurus. Sungguh gadis ini sangat baik hati.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bekas luka
Teen FictionBagaimana bisa seorang pria tampan dan cuek itu bisa luluh hanya karena gadis cerewet dan sepolos Oliv Setiap kali bertemu, tak ada kata untuk tidak ribut. Karena yang laki cari masalah, dan yang perempuan menanggapi. Paket komplit udahh Akankah me...
