Sekarang timnya Jeno lagi lembur. Dan di studio udah tinggal timnya Jeno doang.
Ada Jeno, Jaemin, Mark, Ryujin, sama Herin.
Masih jam 8 malem sih, tapi Jeno udah teriak-teriak.
"Woi! Serius amat, ngopi dulu ngapa!" teriak Jeno sambil meletakkan sekaleng kopi pada masing-masing meja anggota timnya.
Begitu meletakkan kopi terakhir ke meja Jaemin, dia langsung narik kursi kosong ke samping kursi Jaemin.
Ngeliat itu, Ryujin langsung bikin gesture mau muntah.
"Istirahat dulu, Na. Kesehatanmu loh!"
"Mas Jen, kenapa ya ada orang yang nyiptain nanas rebus? Padahal gak enak, loh!"
Jeno heran. Tiba-tiba banget?
Udah mulai stress nih kayaknya.
"Nanas rebus sama nanas biasa rasanya sama aja kali, Na."
Ya sudah diladenin dulu aja.
"Beda, Mas! Nanas rebus rasanya kayak nanas busuk!"
"Terus kalo nanas biasa?"
"Ya biasa aja! Enak!"
"Nah itu dia. Rasanya sama aja Na, serius. Kamu harus coba."
"Eh?"
"Hah?"
"Mas Jeno kayak keong!"
"Kenapa?"
"Tadi Mas Jeno bilang 'kamu'?"
"Hah?"
"Horeeeeee! Mas Maaaaaark! Aku menang! Pokoknya Mas Mark besok harus beliin aku es krim!" ucap Jaemin berteriak.
Ternyata Jeno dijadiin barang taruhan yorobun.
...
tbc.

KAMU SEDANG MEMBACA
odayaka | nomin drabble
FanfictionKisah cinta Jeno si ketua tim dan Jaemin si anak magang di sebuah Studio Arsitek yang ada di Jogja. [⚠️] nomin, bxb, lokal [✎] drabble (only 100-200 words per chap) [❥] fluff [⚠️] there are some harsh words in java