Bagaimana jadinya apabila seorang agent abad 21 harus menjalani trasmigrasi waktu ke era joseon setelah dia meninggal saat menjalani misi milik negara ia mati ditangan sang kekasih yang ternyata juga adalah musuh bebuyutannya sendiri
dan yang lebih...
Masih dengan Naheun, yang kesal pada Haera, namun orang yang dimaksud malah memasang wajah yang sangat datar.
Haera duduk di kursi yang berada di dekatnya, menyilangkan kakinya, kemudian menatap jauh kedalam mata Naheun, dengan sangat datar, dan hal itu membuat Naheun sedikit merinding.
'apa-apaan ini! Mengapa jalang itu tak takut padaku? Dulu bahkan dia tak berani mengangkat wajah mengerikannya itu! Tapi apa sekarang? Dia bahkan sudah jauh berbeda! Sialan!' Batin Naheun
Sebenarnya Naheun sedikit takut, akan tatapan mengintimidasi milik Haera, namun ia tak mau mengakui bahwa ia sedikit takut pada tatapan itu.
"Mau apa saudara mengunjungi gubuk reyot ini hmm? Apakah kita memiliki urusan?" Ucap Haera lembut namun tersirat sindiran disana
"HEI SAMPAH! KARNA SEBENTAR LAGI AKAN ADA PERTANDINGAN PHOENIX KUPERINGATKAN PADAMU! JANGAN PERNAH MUNCUL!" Teriak Naheun
"Lalu? Apakah ada urusannya denganmu apabila aku muncul? Katakan wahai SAU.DA.RA!" Ucap Haera sambil menekan kan kata SAUDARA
Wajah Naheun sukses memerah, menahan amarah yang menggebu dihatinya.
Ia menatap Haera dengan tajam, ia sangat kesal karna gadis dihadapannya, yang dijuluki sampah itu berani membalas ucapannya.
"Siapa kau hah?" Ucap Naheun
Haera menaikkan alisnya heran, kemudian menyeringai licik.
"Kau lupa ingatan hmm?" Ucap Haera datar
"APA KATAMU?" Bentak Naheun
"Ada yang salah dengan perkataan ku? Apakah kau tersinggung SAUDARA?" Ucap Haera
"KAUU!" Ucap Naheun sembari hendak menampar Haera
Namun, tiba-tiba ada tangan yang menghentikan niatnya, ketika ia menoleh ternyata.... Pangeran Taechong menatap datar gadis dihadapannya itu, yang tak lain tak bukan adalah Naheun, yang hampir menampar dewi-nya.
Dan disampingnya, ada Pangeran dongwoo yang menatap Naheun datar.
Pangeran dongwoo mengeratkan genggamannya dilengan Naheun, seakan takut ketika dilepaskan, maka gadis ular itu akan melayangkan tangannya ke pipi tunangannya, apakah masih pantas ia menyebut Haera sebagai tunangannya? Pikir Pangerang Dongwoo.
Namun saat melihat kearah Haera, pangeran dongwoo menerbitkan senyum tipis, yang bahkan tidak diperdulikan oleh Haera.
*Visual Pangeran Taechong, anggep pake hanbok yah gaes🤭🤭
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
*Visual Pangeran Dongwoo🤭🤭
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.