11

751 110 22
                                        

Hari ini Wonwoo sudah berjanji akan menemani kakaknya yang akan melangsungkan pernikahan memilih gaun.

"Wonwoo, bagusan yang tadi apa yang ini?" tanya sang kakak, Scylla.

"Dua-duanya bagus. Tapi gua prefer yang sebelumnya."

"Tapi yang tadi agak bikin keliatan gendut ga si?"

"Engga.."

"Ah yang ini aja deh."

Wonwoo cuma geleng-geleng kepala. Heran kenapa kakak nya suka seperti Joy yang masih bertanya padahal punya pilihan nya sendiri.

"Bang Gaffi masih ada kerjaan?"

"Masih.. padahal cewe tuh maunya pas pemilihan gaun, pasangan nya ikut."

"Kenapa emang?"

"Ya biar seneng aja si hehe siapa si yang ga seneng diperhatiin gitu."

"Iya iya.."

"Eh lu masih pacaran sama Joy?"

"Masih lah."

"Santai jangan ngegas gitu.. gua ga doain kalian putus kok."

"Kenapa emang nanya?"

"Gapapa.. bagus kalo lu masih sama dia. Secara, yang betah sama lu kayanya dia doang. Cewe lain mana tahan."

Wonwoo hanya mendengus sebal.

"Gua ga separah itu ya." bela Wonwoo.

"Se-pa-rah itu? Tandanya lu ngaku kalo lu cukup parah."

Skakmat!

"Itu dulu. Sekarang engga." ucap Wonwoo.

"Hm.. lu jauh mending daripada dulu si gua mengakui." ucap Scylla setelah mikir betapa dingin adiknya dulu.

"Napa jadi bahas gua? Fokus dulu tuh pilih baju nya."

"Cih dasar galak. Jangan lupa undang calon adek ipar gua ya."

Wonwoo hanya mengangguk.

"Kak, gua boleh minta tolong ga?"

"Apaan?"

"Pas nanti lu lempar bunga, bisa ga bunga nya lu kasih aja ke gua ntar biar gua kasih joy."

"Yaelah modal napa beli bunga sendiri."

"Tapi kan bunga dari pengantin katanya bisa mempercepat kita nikah sama pasangan kita."

"Jadi lu mau cepet-cepet?"

"Iyalah, udah nyetak gol masa ga gua nikahin." gumam Wonwoo pelan tetapi sayangnya masih terdengar oleh kakaknya.

"Geblek. Ajaran dari siapa heh itu?" ucap Scylla karena kaget mendengar bahwa adeknya sudah meng-unboxing anak orang.

"Yang kaya gitu tuh bukan karena diajarin, tapi karena naluri."

"Bener udah sinting kayanya lu. Tapi emang Joy nya mau sama lu?"

Nah itu gua gatau.. gua takut dia gamau, batin Wonwoo.

Selama ini Wonwoo berpikir bahwa Joy hanya bergurau saja ketika mengajak nya menikah. Wonwoo pikir Joy butuh waktu lama untuk memikirkan ke tahap selanjutnya. Karena yang Wonwoo ingat, Joy pernah bilang bahwa dirinya ingin menikah pada umur 30 an.

"Heh malah bengong." ucap Scylla sambil menepuk bahu Wonwoo.

"Hm? Ya gatau.. doain aja. Lagian gua juga ga buru-buru."

Selesai kakaknya memilih gaun, Wonwoo mengantar pulang Scylla ke rumah.

Saat sampai rumah, Wonwoo heran mengapa ada Yujin di rumah nya.

Ps: I Love YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang