Tiap kali menyapa selalu ada makna
Ada kalanya kau bawa kembali dalam lalu
Terkadang jua terbangkan beribu angan
Ah hujan
Selalu tak terdefinisi pasti
Tak tersadar aku berlama-lama duduk
memandangimu menyapa
Indah, damai, perih
Kekosongan mulai menyambut
dikala gemericik asyik berlompatan
Kala itu, seandainya, ah hujan
Berhentilah mengolokku dalam riang
Biarkan ku terpejam sekejap
Apakah kau berbisik?
Semesta menyapaku
-ratnadyah-
KAMU SEDANG MEMBACA
SUDUT INGATAN
Poetrykumpulan puisi tentang kenangan, mimpi, dan ilusi Mencoba menghargai setiap proses dalam hidup Pada akhirnya menjadikan luka tak hanya duka, melainkan karya
