Tak ada aba-aba
Seketika itu kau hempaskan ku
Terbenam terdalam
Apa maumu wahai semesta
Kau merampasnya
Memaksaku lagi dan lagi
Takdir ini memang kau punya
Wahai semesta
Tapi apa maumu
Kau mau melihatku tertatih merengkuh mu lagi
Itu maumu?
Baiklah kali ini ku turuti
Tertatih merangkak ku coba bangkit
Kau kira mudah?
Tidak
Kini lihat aku
Berdiri tegak dihadapmu
Segala pedih, lara ini
Ku rengkuh ku peluk
Menapaki jalan mendaki beribu asa
Aku meraihmu
-ratnadyah-
KAMU SEDANG MEMBACA
SUDUT INGATAN
Poésiekumpulan puisi tentang kenangan, mimpi, dan ilusi Mencoba menghargai setiap proses dalam hidup Pada akhirnya menjadikan luka tak hanya duka, melainkan karya
