Belakangan kita lebih sering bersama
Mencoba tuk selaraskan hati dan pikiran
Agar tetap seiring sejalan pada realita
Bersama malam kita bersapa
Menerka kembali jalan yang telah dilalui
Terimakasih wahai aku
Tlah bertahan berjalan hingga kini
Tegakan pundak tak perlu ragu
Luka lara tlah berlalu sayang
Biarkan tetap di belakang
Memandang ku dari kejauhan
Wahai aku taukah engkau
Tak mudah untuk bangun
Sampai pada titik engkau berdiri sekarang
Bukan berarti hebat sungguh bukan
Karena jalan ini masih panjang
Aku tau masih banyak liku di depan
Tak mengapa
Meniliklah sesekali pada lalu yang kau lampaui
Jauh sudah wahai aku
Terus berjalan jangan pernah berhenti
Semesta memeluk aku
-ratnadyah-
KAMU SEDANG MEMBACA
SUDUT INGATAN
Poesíakumpulan puisi tentang kenangan, mimpi, dan ilusi Mencoba menghargai setiap proses dalam hidup Pada akhirnya menjadikan luka tak hanya duka, melainkan karya
