09. LAGI?

332 19 4
                                        

Setelah bel pulang sekolah berbunyi aku segera keluar kelas untuk menuju kelas letta aku engga perduli panggilan sahabat ku karena aku ingin pulang bareng bersamanya.

Tiba dikelas letta ternyata kelasnya belum selesai aku pun menunggunya didepan kelas. Selang beberapa menit akhirnya kelasnya bubar juga.

Letta keluar kelas bersama kedua temannya. Temannya pun mengngode letta untuk melihat ke arah ku. Dia pun kaget seketika saat aku ada disampingnya.

"Hai let. Pulang bareng gue mau?" Ajak ku kepadanya.

"Tapi gue mau pulang bareng kanay. Yaa kan nay?" Jawab letta sambil menghadap kanay.

"Ehh gapapa lo sama tian aja let. Gue bisa bareng indri kok." Ucap kanay.

"Ehh iyaa kanay bisa bareng gue. Kalau gitu kita duluan ya let yan." Pamit indri sambil melambaikan tangan.

"Yaudah ayo lo sama gue aja." Ucap ku kepadanya.

"Emm tapi engga ngerepotin lo kan?" Tanya letta dengan was was.

"Kan gue yang ngajakin lo pulang bareng otomatis engga ngerepotin buat gue." Jawab ku untuk meyakinkannya

"Iyaudah ayo." Ajak letta dengan senyumannya.

Kita berdua menyusuri setiap koridor untuk menuju parkiran sekolah. Tiba diparkiran aku mengambil motor ku dan letta pun naik  kemotor ku.

Aku bergegas keluar perkarangan sekolah. Aku melajukan motor dengan kecepatan standar karena aku takut letta malah ketakutan. Di motor kita hanya diem diemman menikmati indahnya pemandangan kota jakarta. Setibanya dirumah letta dia pun turun dari motor dan berdiri disamping ku.

"Makasih ya tian udah mau nganterin gue hehe." Ucapnya tak lupa dengan senyuman kasnya yang membuat ku kecanduan dengan senyumannya.

"Iyahh sama sama. Udah gih sanah masuk besok gue jemput lo yaa." Jawab ku sambil mengelus pala nya.

"Emmm emang engga kejauhan kalau harus kerumah gue dulu?" Tanya letta kepadaku.

"Buat lo mah apasih yang engga bakal gue laksanakan."

"Bisa aja lo. Iyaudah gapapa kalau mau jemput gue."

"Iyaudah gue pamit dulu yaa. Ohh iyaa boleh minta nomor lo engga. Gue sampe kelupaan hehe."

"Ohh boleh kok boleh. Mana ponselnya."

Aku pun ngasih ponsel ku dan dia memasukkan nomornya ke ponsel ku.

"Udah nih ponselnya." Ucap letta sambil menyodorkan ponsel ku.

"Iyaudah makasih yah. Gue pulang dulu sampai ketemu besok." Pamit ku kepadanya.

"Iyaa. Hati hati jangan ngebut." Jawabnya sambil tersenyum.

Aku pun melajukan motor ku dengan kecepatan sedang. Setibanya aku dirumah aku masuk dan engga lupa untuk mengucapkan salam.

"Assalamualaikum. Tian pulang." Salam ku ke isi rumah.

"Wa'alaikumussalam. Ehh aden udah pulang toh. Tumben pulangnya telat den?"

"Aku tadi nganterin temen aku dulu bi." Ucap ku dengan tersenyum.

"Ohh iyaudah atuh den ganti bajunya bibi sudah siapkan makan untuk aden."

"Iyaa bi aku ke atas dulu ya bi mau ganti baju gerah banget sepertinya aku mau mandi juga bi sekalian."

"Iyaudah den sok atuh bibi tunggu dimeja makan yah den."

"Siap bi."

Aku langsung berjalan menaiki tangga untuk menuju kamar ku. Setibanya dikamar  aku rebahan sebentar dan rasanya benar benar enak untuk tidur apa lagi dengan hati yang begitu happy.

Tiba tiba aku keinget letta ngasih nomornya ke aku. Aku pun mengeceknya dan langsung menghubungi letta. Beberapa kali aku menelponnya tetapi tidak di angkat aku pun menelponnya sekali lagi akhirnya diangkat juga.

"assalamualaikum. Halo." Ucap salam ku diserbang telpon.

"Wa'alaikumsalam. Ada apa yan?"

"Eumm gue ganggu lo engga?."

"Engga. Ada apa emangnya?"

"Gapapa gue cuman ngetest doang."

"Ya ampun gue kira ada apa."

"Hahaha sorry sorry. Iyaudah gue tutup dulu yaa telponnya nanti kalo sempet gue telpon lo lagi."

"Ohh okee."

Selesai telponan dengan letta aku segera mengganti baju ku dan turun kebawah untuk ke ruang makan. Disana sudah ada bibi ku yang selalu menemani ku sarapan mau pun makan siang dan malam.

Aku duduk didepan bibi seperti biasanya. Kita makan dengan tenang dan sesekali kita berbincang. Setelah makan aku pamit ke bibi untuk bergegas kekamar.

Sesampainya ku dikamar aku pun mengecek line ku dan ternyata hanya group  group yang engga penting.

Aku sangat lelah aku memutuskan untuk tidur sebentar sampai menjelang makan malam.

MAAF YA KALO PENDEK AKU LAGI KEHABISAN IDE:))

NEXT TIME AKU BIKIN LEBIH PANJANG LAGI.👍🏻

Thank u buat yang udah baca, vote and coment. Love u!!!

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Mar 26, 2021 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

SEPTIANTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang