"ya aku lagi ngerasa jenuh, apalagi sama hubungan kita. aku kaya ngerasa hubungan kita gini-gini aja jalan di tempat gitu. aku ngerasa kaya aku menghambat kamu untuk berkembang, padahal kamu bisa lebih dari ini. aku yang masih stuck sama hidup ini, dan kamu harusnya ga bareng-bareng sama orang yang cuman bisa jalan di tempat.
kamu bisa jalan, bahkan lari buat berkembang."
"kenapa kamu bisa mikir kalau kamu menghambat aku untuk berkembang sih?"
"karena aku ngerasain hal itu mark. aku capek."
"hey... sayang? hey... aku engga pernah ngerasa kamu kaya gitu, yang kenyataannya kamu tuh sebaliknya, kamu kaya yang bikin aku ngerasa semangat dan kamu juga yang bikin aku ngerasa bisa melalukan banyak hal yang sebelumnya aku pikir gak bisa, tapi kamu selalu percaya sama aku, kalau aku bisa. kamu tuh satu-satunya orang yang dari dulu sampe sekarang yang bantu aku bangkir dan berkembang jadi seorang mark lee seperti sekarang.
engga ada tuh ceritanya kamu menghambat aku dari segi apapun, yang ada kamu tuh yang bikin aku merasa di titik ini. karena kamu, dan aku ngerasa fine aja malah super fine sudah sampai di titik ini.
hey... sayang nya marki? jangan pernah mikir kaya gitu lagi ya?"
aku diam, berusaha menahan air mata ini jatuh. usapan-usapan yang diberikan mark malah membuatku ingin terus menangis.
"Kalau kamu ngerasa capek, gapapa istirahat dulu aja, rehat sejenak. tapi kamu inget ya? aku bakalan ada buat kamu kalau ada apa-apa, kalau kamu gaada apa-apa pun aku selalu ada buat kamu.
its okay to take a rest babe. tapiiii jangan dong bilang-bilang hampa sama kita... aku kaget... tapi ya kalau kamu mau aku buat gak hubungin kamu dulu... ya gapapa. tapi kamu jangan sampe ilang beneran ya?
kalau kamu udah siap menghadapi dunia lagi dan kamu butuh pegangan, kamu selalu punya tangan ku yang selalu bisa kamu genggam."
"you dont have to do this actually mark... im not good enough for you, you can find another girl..."
"hey, you know babe? you are more than enough for me. i cant imagine im with another girl except you. sooo dont overthink okay? i love you"
"im such a mess."
"itss noooot. beliave me okay? you will be fine, take a rest as much as you needed it, okay? i will always here. always remember that i will always love you, dont ever think yang aneh-aneh ya?"
mark memelukku erat, sesekali mencium ku penuh sayang.
"huhu im sorry for think that way..."
"dont be sorry babe"
"still... im really really sorry"
"okay... kiss me first and i will accept your sorry then"
aku tertawa dan pelan-pelan aku mencium mark, dari kening nya yang bisa mikir-mikir hal keren, lalu ku cium mata yang indahnya, turun ke hidung nya, dan terakhir ku kecup bibirnya dengan lembut. detik itu juga mark membalas ciumanku.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.