Keesokan harinya, Johnny cs memilih untuk tidak berangkat kantor
Yuta yang masih setia memeluk Winwin dan begitu pula dengan Taeil yang masih tertidur lelap di dada bidang Johnny
Saat ini Yuta terbangun karna alarm dari Taeil yang lupa dimatikan
Yuta terbangun dan memilih memandang pemandangan luar dari balkon
Sekarang, giliran Johnny yang terbangun
"Yut?"
"Iya hyung?"
"Kenapa bangun pagi sekali?"
"Ah itu karna alarm Taeil yang tidak dimatikan hyung sedangkan Taeil masih tertidur"
"Hahaha kurasa Taeil masih kelelahan karna semalam harus membanting 4 orang"
"Mmmm hyung ngomong-ngomong soal semalam, aku ingin bertanya"
"Silahkan"
"Apa hyung dan Taeil memiliki kemampuan khusus?"
"Darimana kau tau?"
"Semalam Ten mengatakan bahwa aku belum sepenuhnya mengenal tentang hyung, lalu tiba-tiba hyung datang padahal tidak ada satu orang pun yang mengabarimu sedangkan Taeil, saat ia marah ia akan seperti kerasukan kekuatan entah darimana"
"Ya, kau memang benar tentang aku memiliki kemampuan khusus. Aku sendiri memiliki penglihatan yang tajam bahkan bisa meliihat apa yang akan terjadi nantinya seperti semalam, aku tiba-tiba melihat kau dan Winwin sedang disiksa dan yah itu benar kan kau sedang disiksa haha"
"Lalu, Taeil?"
"Kurasa dia belum mengetahui tentang kekuatannya tapi yang dia tau adalah dia memiliki pendengaran yang sangat tajam"
"Uwah aku ingin sekali seperti kalian hahaha"
Tak terasa jam sudah menunjukan pukul 11 dan para pihak bawah masih juga belum terbangun terpaksa sang pihak atas membangunkannya
"Sayang... Moon Taeil... Bulan kecil..."
"Ngghhh"
"Bangun, apa kau tidak lapar?"
"Iya iya sebentar"
Mereka berempat akhirnya membersihkan diri dan mencari sarapan sekaligus makan siang bersama di sebuah restoran
"Silahkan masuk" sapa pelayan restoran
Mereka pun akhirnya memesan makanan dan berbincang bersama
"Johnny?" ucap seorang perempuan
"Noona?"
Mereka berdua pun berpelukan dan menyenggol gelas Taeil
"M-maaf sayang, akan kupanggilkan pelayan untuk membersihkannya" ucap Johnny
"Tak apa, aku bisa sendiri"
Johnny yang melihat raut murung Taeil itu pun tau bahwa saat ini Taeil sedang cemburu karna melihat Johnny berpelukan dengan wanita. Akhirnya Johnny melirik wanita itu dan memperkenalkannya kepada Taeil
"Sayang jangan cemberut seperti itu, aku tau kau cemburu kan hihi"
Taeil hanya diam tapi pipinya mulai merona
"Perkenalkan dia Irene noona, dia temanku di akademi dulu"
"Hai Taeil-ah, kau sangat imut, pantas saja Johnny suka denganmu" ucap Irene sambil mencubit pipi Taeil
"Halo noona" balas Taeil
Akhirnya Irene bergabung dengan Johnny cs dan berbincang mengenai masa lalu Johnny yang membuat Yuta Winwin dan Taeil terheran heran
KAMU SEDANG MEMBACA
It's Destiny | JOHNIL
RandomCarilah yang lain, jika tak mau, datanglah padaku, aku akan menerimamu - Johnny Tenanglah, aku akan membantumu mendapatkan kebahagiaanmu, percaya padaku - Taeil
