Hari H

308 25 0
                                        

Setelah semua hal yang dipersiapkan sudah lengkap, akhirnya hari dimana sepasang kekasih beda usia ini mengadakan acara pernikahannya

Semua karyawan Johnny dan sanak saudaranya menghadiri acara sakral ini. Semua bahagia terlebih lagi pasangan yang sedang mengesahkan hubungan mereka

Johnny dan Taeil secara resmi menjadi sepasang suami dan saat ini mereka tengah berdiri menyalami semua tamu yang hadir

Berbagai ucapan didapatkan oleh mereka berdua

Dari kejauhan datanglah Ten da Taeyong yang akan memberikan salam kepada Johnny dan Taeil

"Selamat hyung" ucap Ten

"Terimakasih"

"Selamat Taeil-ah, jaga Johnny baik-baik eoh?"

"Pasti hyung"

Ten pun akhirnya memeluk kembali lengan Taeyong, masih ada rasa tidak rela bagi dirinya untuk melepas Johnny namun ini semua juga kesalahan dari dirinya sendiri

Acara yang seharusnya membawa kebahagiaan ini harus rusak karena tiba-tiba saja musuh bebuyutan Johnny datang ke acara ini

Sebut saja namanya dengan Hansol

"Wuaahh Johnny Suh! Bisa-bisanya kau menyelenggarakan acara ini dengan megahnya"

"Cih brengsek itu lagi"

"Dia siapa hyung?" ucap Taeil dengan ketakutan

"Dia musuhku sejak 300 tahun yang lalu dan dia tidak pernah bisa merelakan aku bahagia"

"Kenapa seperti itu?"

"Kau masuklah dulu, bawa papa dan mama beserta Haechan, lindungi mereka"

"Baik hyung, berhati-hatilah"

Johnny pun akhirnya menghampiri Hansol yang sudah merusak semua hiasan pernikahan itu

"Apa maumu?" ucap Johnny

"Aku hanya mampir, apakah itu mengganggumu?" ucap Hansol dengan smirknya

"Sangat mengganggu"

"Wuaah kau berani juga ya"

BUGGGHH

Hansol tiba-tiba melayangkan tinjuannya ke pipi Johnny yang membuat Johnny meringis kesakitan

"Aigoo kenapa kau menjadi lemah begini huh? Apa karna bocah SMA itu?"

"Jangan ganggu dia"

"Uhhh takutnyaaa hahaha"

BRAKK

Johnny meninju sekaligus mendorong Hansol hingga terjungkal ke belakang

"Lupakan masa lalu bangsat!"

"Bagaimana aku bisa lupa jika kau juga berjanji mengadakan acara seperti ini denganku?!"

Taeil yang mendengar itupun seketika menutup mulutnya

'Jadi dia mantan Johnny hyung?' batin Taeil

"Sudah kubilang, kau tidak pantas bersanding denganku!"

"Apakah tidak cukup untuk menemanimu selama bertahun-tahun?"

"Tidak"

Pertengkaran mereka pun menjadi semakin hebat, Johnny dan Hansol sama-sama tidak mau menghentikannya

Taeil pun mempersilahkan Illie mengambil alih dan sekarang dia sedang menuju kepada dua adam yang sedang berkelahi dengan hebatnya

Taeil menunduk dan dengan nada tegas mengatakan mereka untuk diam tapi ini tidak berlaku untuk Hansol yang malah menyerang Taeil

Dengan cepat Taeil meraih tangan Hansol dan memutar nya hingga patah

"Sudah kubilang dengan kata-kata halus tapi kau memilih untuk dengan cara kasar ya?" ucap Taeil

"Acckk hentikan bocah SMA!!!" ucap Hansol dengan meringis kesakitan

"Seharusnya kau mengatakannya tadi sebelum aku marah tapi kau sudah membuatku marah jadi silahkan menikmati" ucap Tail dengan senyumnya

Taeil meraih tangan Hansol yang sudah lemas karna patah dan selanjutnya memegang kepalanya lalu ditinju dengan sekeras mungkin hingga mengeluarkan darah di pucuk bibir Hansl. Tak berhenti disitu, Taeil mencekik leher Hansol lalu mengangkatnya dan meninju perut Hansol

Sedangkan Johnny hanya melihat ini semua dan Hansol yang sudah lemas hanya pasrah menerima siksaan dari Taeil

Merasa Hansol sudah sangat lemas, Johnny menepuk pundak Taeil dan menyadarkannya untuk berhenti menyiksa Hansol

Taeil lalu tersadar dan melangkah menjauh dari Hansol yang sudah berlumuran darah di depannya

"Ini adalah terakhir kalinya aku melihatmu Hansol-ah" ucap Johnny

"M-maafkan aku John" Hansol berlari sekencang mungkin setelah melihat Taeil disebelh Johnny

Semua tamu sudah hilang karna ketakutan dengan kehadiran Hansol dan akhirnya acara yang seharusnya membawa kebahagiaan itu harus berakhir dengan lumuran darah

Setelah membersihkan diri, Johnny dan Taeil memilih beristirahat di apartemen Taeil bersama Haechan

Haechan mulai saat ini tinggal dengan Taeil karna dia sudah lulus sekolah dan akan melanjutkan kuliah di Seoul

Johnny, Taeil, dan Haechan berada di ruang tengah sekarang untuk membahas beberapa hal termasuk membuat kamar sendiri untuk Haechan di apartemen Taeil ini

Sebenarnya Johnny sudah menawarkan apartemen mewah untuk ditinggalinya bersama namun Taeil menolak karena alasan Haechan masih belum paham dengan kondisi Seoul

Setelah membahas bersama, Johnny dan Taeil masuk ke kamar sedangkan Haechan tidur di sofa depan televisi

Sebenarnya banyak sekali pertanyaan di benak Taeil tentang masa lalu Johnny yang masih misterius ini namun karna hormon Johnny untuk menyerang Taeil yah terpaksa Taeil harus memendamnya, sedangkan Haechan harus berusaha sekeras tenaga untuk menutupi telinganya dari suara suara aneh itu

.

.

.

Sorry for typo and see you on next chapter

Jangan lupa vomment yak hihi

Bay bay

maaf ya lama update nya :(

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

maaf ya lama update nya :(

beberapa chap lagi bakal end hihi

so, stay tune ya :)

It's Destiny | JOHNILTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang