END

494 28 1
                                        

Melompati waktu yang ada, sekarang tak terasa pernikahan Johnny dan Taeil masuk ke dalam usia 3 bulan

Haechan sudah masuk ke universitas pilihannya bersama Nana sedangkan Johnny dan Taeil juga merasa senang-senang saja dengan kehidupannya saat ini

Haechan mulai hidup mandiri dan memilih untuk tinggal terpisah dengan Taeil karna dia juga tidak betah sebenarnya dengan suara yang di keluarkan pasangan itu setiap malam

Kini rutinitas Taeil dan Johnny sedikit berbeda dibandingkan dengan sebelum menikah, setiap pagi Taeil harus membangunkan pasangannya itu dan bergegas untuk menuju kantor

Sampai di kantor sudah banyak pegawai lain yang menyapa dan membungkuk dengan sopan ketika pasangan itu melewati mereka

Perusahaan Johnny kini semakin meroket dan sebenarnya semua sudah di pasrahkan kepada Yuta namun Taeil tetap bersikeras untuk pergi ke kantor

Saat ini, Taeil sedang menyiapkan berkas untuk meeting Johnny

"Sayang" ucap Taeil sambil menepuk tangan Johnny yang sibuk berkutat dengan laptopnya

"Iya ada apa sayang?" balas Johnny dengan menatap Taeil dengan tatapan sayangnya

"Berkas sudah siap semua, sekarang pergilah ke ruang meeting, pasti klien sudah menunggu"

"Baiklah" ucap Johnny sembari mengecup kening Taeil dengn lembut

1 jam 2 jam berlalu, akhirnya meeting Johnny selesai. Setelah berkutat dan berdiskusi dengan klien, Johnny menuju ke ruangannya dan mendapati Taeil sedang berada di westafel toilet

Wajahnya terlihat sangat pucat dan badannya sangat lemas. Melihat keadaan Taeil, Johnny langsung berlari menghampiri pasangannya itu

"Sayang?! Kau kenapa?"

"K-kepalaku pusing sekali, dan aku mu huekkk" 

Belum selesai perkataan Taeil, ia langsung kembali ke westafel dan muntah berkali kali. Melihat hal itu tentu saja Johnny sangat khawatir dengan kondisi Taeil saat ini

"Sayang, ayo kita ke rumah sakit"

Perkataan Johnny hanya dibalas anggukan oleh Taeil. Saat itu juga, Johnny menggendong Taeil di punggungnya untuk menuju ke mobil dan pergi ke rumah sakit

Sesampainya di rumah sakit, mereka bertemu dengan Junmyeon yang dia adalah dokter kenalan keluarga Johnny

"Hyung, tolong Taeil, dia tiba-tiba mual dan badannya sangat lemas sekali"

"Tenang Youngho, sekarang baringkan Taeil ke tempat tidur pasien"

Junmyeon memeriksa keadaan Taeil dan sedikit tersenyum setelahnya

"Youngho, sebaiknya kau menemui dokter Yixing"

"Kenapa?"

"Sudahlah, kau akan mendapat jawabannya disana"

Johnny dan Taeil yang bingung itu pun tetap menemui dokter Yixing meskipun mereka yakin bahwa sebenarnya ini tidak mungkin

"Permisi" ucap Johnny

"Hai Youngho! Lama tidak bertemu" ucap Yixing dengan ramahnya

"Aigooo siapa makhluk mungil ini Youngho-ah?"

"Dia istriku"

"Aigooooo, aku sudah tau jawabannya hanya dengan melihat keadaannya saat ini"

"Kau perlu memastikannya hyung"

"Baiklah-baiklah, silahkan nyonya Youngho, berbaringlah disana"

Taeil dengan ragu menaiki kasur pasien yang ada di ruangan Yixing dan saat itu juga Yixing membuka jas dan kemeja kerja Taeil lalu memeriksanya

"Sudah kuduga Youngho"

"Apa hyung?"

"Kalian berdua akan menjadi ayah"

"A-apa?!" ucap Johnny dan Taeil bersamaan

"Ya, Taeil hamil anak kalian"

"H-hyung" ucap Taeil dengan lirih menatap Johnny

Johnny yang merasa sangat bersyukur itu pun segera memeluk Taeil dengan erat dan tak henti-hentinya mengucapkan terimakasih kepada Taeil

"Aigoooo mesra sekali kalian ini, aku jadi iri hiks" ucap Yixing

"Hyung terimakasih" ucap Johnny kepada Yixing

"Nah Youngho, karna Taeil "istimewa" maka kau harus lebih memperhatikannya dan Taeil, kau harus menjaga pola makanmu karna dari keadaan tubuhmu saat ini, kau sangat kurang sekali makan, perbanyak minum air putih dan vitamin beserta makanan yang bergizi Taeil-ah, kau terlalu kurus"

"Hehe baik hyung"

"Sekarang kalian boleh pulang namun karna usia kehamilan Taeil masih terbilang muda jadi silahkan datang nanti saat kehamilanmu sudah 3 bulan"

"Baik hyung"

Mereka berdua pun meninggalkan ruangan Yixing dan menjumpai Junmyeon di depan pintu

"Selamat untuk kalian berdua"

"Terimakasih hyung, aku langsung pulang saja ya hyung" ucap Johnny

"Hmm hati-hati"

Sepanjang perjalanan pulang, Taeil dan Johnny tak henti-hentinya mengucapkan terimakasih satu sama lain. Sekarang hidup mereka terasa lengkap dengan kehadiran buah hati mereka. Semua orang sangat bahagia dengan kehadiran calon penerus Johnny ini. Sungguh, mereka sudah bahagia saat ini.

.

.

.

Sorry for typo

Thanks for reading this book

Bay Bay

Love You 💚

maaf kalau update nya lama

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

maaf kalau update nya lama

banyak hal yang harus kuurus termasuk melewati isoman hiks

kalian, stay safe ya

prokes nya dijaga dan diketat in lagi

jangan lengah, perbanyak air putih, dan jangan lupa berjemur

bay bay

see you when i see you

💚💚💚

It's Destiny | JOHNILTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang