Sekarang Johnny dan Aura sedang berada di ruangan dokter yang menangani Ben.
Sudah memasuki hari ke 2 Ben di rawat di rumah sakit.
"Anak ibu lahir prematur ya?" Tanya dokter itu.
Aura pun menganggukkan kepalanya "iya dok, anak saya memang lahir prematur karena suatu insiden waktu itu"
"Ah, pantas aja. Anak ibu mengalami gangguan pada sistem metabolisme nya. Ini biasa terjadi kepada anak anak yang lahir secara prematur. Beberapa anak yang lahir prematur mengalami kadar gula darah rendah yang abnormal. Syukurlah bahwa anak ibu hanya sedikit mengalami gangguan pada sistem metabolisme nya" jelas dokter itu.
"Apakah kondisi anak saya sudah cukup baik untuk pulang dok?" Tanya Johnny.
"Sebetulnya nya sudah. Cuma kita perlu memantau dalam satu hari ini. Bila ada kemajuan yang bagus, besok ananda Benji sudah bisa pulang pak" Johnny pun mengangguk anggukkan kepalanya.
"Tapi tidak perlu khawatir berlebihan ya pak Bu, anak yang lahir prematur juga bisa tumbuh seperti layaknya anak yang lahir pada usia yang cukup. " Ucap dokter itu.
"Anak yang lahir prematur memiliki keistimewaan lohh Pak, Bu. Anak nya udah sekolah?" Tanya dokter itu.
"Sudah, sebetulnya saya mau memasukkan dia ke taman kanak-kanak tahun depan. Tapi Benji minta di masukkan sekolah lebih cepat" ucap Aura.
Dokter yang mendengar ucapan aura itu pun langsung tersenyum.
"Itu tandanya anak ibu sudah tertarik di dunia pendidikan. Dia akan lebih pintar di bidang pendidikan. Itu adalah keistimewaan anak prematur. Jadi jangan meremehkan si kecil dalam hal belajar ya bu pak, alangkah lebih baiknya kalo di pantau atau di beri tahu secara baik baik. Pasti anak ibu dan bapak bakalan merespon nya dengan baik dan antusias" ucap dokter itu yang di angguki aura dan Johnny.
______
Setelah melalui pantauan selama satu hari, tubuh Benji memberikan respon yang baik sehingga dia sudah bisa pulang nanti siang. Sekarang Johnny tengah sibuk mengurus administrasi, sedang aura sedang menyuapi sarapan pagi untuk Benji.
"Ayo buka mulutnya, aaaaa" ucap aura.
Benji pun membuka mulutnya dengan senang, dan memakan suapan makanan dari Mama nya dengan lahap.
Saat tau dia akan pulang ke rumah hari ini, anak lelaki itu memberikan respon yang sangat antusias. Katanya dia kangen rumah, dan ga mau lama lama di rumah sakit.
Aura bersyukur kalo ketakutan dia tidak terjadi. Ben tidak mengalami trauma berat dari insiden penculikan. Hanya sedikit ingatan yang membekas di pikiran Ben. Sehingga dia akan sedikit tertutup dengan orang baru.
"Ayo satu kali lagi nih" ucap aura sembari mengambil satu suapan yang tersisa dengan sendok.
"Pesawat datang, aaaaaaaa" Benji pun tertawa lalu membuka mulutnya lebar lebar agar suapan terkahir itu bisa masuk ke mulutnya.
"Good boy!" Ucap aura sembari mencium kening anak nya.
"Are you happy? Bisa pulang ke rumah sekarang?" Tanya aura pada Ben.
"Seneng mom, Ben kangen rumah. Ben lebih seneng tidur di kamar Ben daripada disini. Makanan disini ga seenak makanan mommy" ucap Ben dengan muka tak bersemangat nya saat mengingat rasa masakan rumah sakit yang harus dia makan selama tiga hari.
"Jangan sedih dong, nanti kalo udah pulang mommy buatin Ben donat deh. Gimana?" Tawar Aura, sembari menghentikan aksi sedih dari anak nya itu. Supaya Ben kembali tersenyum.
KAMU SEDANG MEMBACA
MR. SEO [END]
Fiksi PenggemarKisah seorang gadis bernama Aura Rastanty dengan Suami nya Johnny Seo. Enjoy Reading!!!! [Edit] hi! Maaf untuk beberapa kalimat yang terkesan ambigu/bikin kalian bingung ya, karena emang belum aku revisi. Soon bakal aku revisi. Thx u [Publish : 06...
![MR. SEO [END]](https://img.wattpad.com/cover/225262558-64-k316460.jpg)