15. talk heart to heart

1.6K 134 3
                                        


Setelah pengakuan dari mas johnny waktu di rumah sakit hubungan kita malah semakin memburuk.

Mungkin aku disini yang menjauh. Lebih tepatnya menghindar.

Karena ga tau kenapa, setiap melihat atau menatap matanya mas johnny. Aku kaya ngerasa bakalan ada kebohongan lagi di waktu yang akan datang.

Mas johnny udah pulang ke rumah. Bahkan sudah kembali bekerja tepat satu hari yang lalu dia sudah kembali bekerja.

Terhitung satu minggu semenjak ungkapan di rumah sakit. Selama itu juga aku hanya merespon nya dengan seperlunya. Tidur pun memunggungi mas johnny.

Diantara kita berdua, ga ada satu pun yang memulai obrolan. Atau sekedar sapaan seperti biasa di pagi dan malam hari. Lebih tepatnya aku yang menghindar. Aku selalu menghindar bila mas johnny mulai membuka percakapan.

Tapi, aku selalu memantaunya dari jauh. Lebih tepatnya melalui seseorang, aku bisa mengetahui keadaannya baik atau tidak.

Sebut saja, teman dekat. Aku mendapatkan informasi tentang mas johnny darinya.

Aku tidak bodoh kalo mas johnny mulai lelah dengan keadaan seperti ini. Karena Aku pun sama lelah nya.

mau bagaimana pun, aku ga mau rumah tangga ini ancur hanya karena satu orang yang lalai, atau hanya karena satu orang yang merasa bosan.

______

Keesokan harinya.

Pagi hari ini aku bangun jam 4. Sambil menunggu adzan subuh aku pun membersihkan diri dan berwudhu untuk melaksanakan solat subuh.

Begitu juga dengan mas johnny. Dia sudah bangun. Dan sudah melaksanakan solat subuh berdua dengan aku.

Begitu sudah selesai, aku pun langsung membereskan sajadah dan mukena. Menaruhnya di tempat biasa lalu mulai beranjak pergi menuju dapur, tapi tangan aku di tarik oleh mas johnny sehingga aku jatuh di pangkuannya.

Dengan buru buru aku langsung bangun dari posisi itu dan berusaha menghindar. Dan ya, aku pun di tahan lagi oleh mas johnny. Kali ini ga sampai jatuh kaya tadi.

"Mau sampai kapan kaya gini Ra?" Tanya nya.

Aku yang mendengar itu pun langsung membalikkan badan menghadap ke mas johnny. Dengan tatapan senyum tipis, lebih tepatnya senyuman terpaksa. Akupun mulai mendekati nya.

"Mau sampai kapan kamu selingkuh mas?" Ucapku balik nanya ke mas Johnny. Setelahnya aku pun membenahi kerudung ku yang sedikit berantakan. Lalu pergi ke dapur untuk membuat sarapan.

-

Menu sarapan hari ini aku membuat makanan berat. Sebut saja nama menu sarapan kali ini adalah ' kari chicken katsu ala ala '

Karena aku lagi ingin membuat Ayam tepung, namun yang ada hanya ayam fillet. Mau ga mau aku buat chicken katsu. Sama sama pake tepung juga kan.

Aku mengambil persediaan ayam yang hanya tersisa dua bungkus lagi di kulkas. Setelah itu mulai memipihkan nya menggunakan palu khusus. Jangan lupa di cuci sebentar ya ayam nya.

Setelah pipih aku menyimpan ayamnya di piring. Lalu lanjut menyiapkan racikan tepung. Di tempat yang berbeda mulai memecahkan 3 telur. Di beri sedikit penyedap rasa. Lalu di kocok.

Selanjutnya ambil ayam yang sudah di pipihkan, masukkan ke dalam tepung, lalu ke dalam telur, lalu sekali lagi masukkan ke dalam tepung. Ulangi sampai ayam habis. Setelah itu masukkan ke dalam minyak yang sudah di panaskan sebelumnya.

Saat aku sedang menggoreng mas johnny datang dengan kemeja santai berwarna hitam juga memakai celana bahan pendek.

Dia duduk di meja pantry. Sembari mengawasi aku yang sedang membuat kan nya sarapan.

MR. SEO [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang