Seokjin nampak termenung. Dan itu tidak luput dari tatapan Baekhyun yang sedari tadi menjaganya. Malam itu memang sangat meneganggkan, dimana ia melihat anak sulungnya bersimbu darah. Ia memang sangat marah entah kepada anknya dna dirinya sendiri yang tidak becus menjaga anaknya.
Seokjin tidak mau bicara dari kemarin. Ia memilih diam dan tidak mau memakan makananya. Baekhyun sedang mengupas buah, Chanyesol suaminya pergi ka kantor untuk menghadiri rapat yang tidak bisa ditundah Sedangkan anak bungsu nya sedang pergi kuliah. Ia sendirian menjaga Seokjin.
"Makan dulu ya sayang, kasihan adik bayinya."
Baekhyun tidak terima kehadira bayi yang dikandung anaknya. Ia memang menyuruh seokjin menikah, tapi bukan cara ini. Bukan dengan hamil di luar nikah. dan ayolah, ia tidak pernah tau bentuk pacar anaknya. Seokjin tidak mau meberitahu mereka, meski Taehyung sudah menyebutkan satu nama, hanya saja Chanyeol tidak mau asal menuduh sebelum anaknya yang mengatakan itu semua.
"Sayang, dikit aja yaa, dari kemari kamu belum makan, nanti ..."
"Mama ga marah?" akhirnya Seokjin angkat bicara.
Baekhyun menghela nafas, dan mendekati anakya, mengelus surai naknya dengan lembut sambil tersenum, "bohong kalo mama ga marah, apalagi papa. Tapi nak, kami akan menerima dengan lapang dada jika kami mengatakan semuanya, yaa ..."
seokjin berusaha bangkit dari berbaring, ia memeluk mamanya, terdengar isakan dari cowok manis kesayangan Baekhyun ini. Baekhyun sebagai ibu bisa merasaka kesakitan anaknya. Seokjin hampir membunuh anaknya, cucunya. Ia meminum banyak obat penggugur kandungan sampai menyakiti dirinya sendiri.
"Apakah benar, cowok bernama Namjoon?" ucap Baekhyun dengan halus. Suara tangis Seokjin semakin keras mendengar nama itu, sudah hampir satu minggu mereka tidak bertemu.
Namjoon dengan geng nya sedang mempersiapkan penyerangan untuk mebantu Jungkook, mereka mencari banyak koneksi agar bisa membantu, dengan bantuan daniel. Sdangkan, Seokjin ia menghindari kekasihnya dengan dalil sibuk di butik, banyak pesanan. Ia tidak bisa membantu. Padahal ia sedang ketakutan dengan bayi yang ia kandung.
"Mama, bair Seokjin sendiri yang mengatakannya. Jin hanya menunggu waktu yang tepat. Mama bisakan bujuk papa dan Taehyung."
Baekhyun tersenyum, melepas pelukannya, lalu mengusap air mata anak cantiknya itu. Seokjin yang lebih mirip Chanyeol dari pada dirinya ini. Dia Chanyeol versi feminim.
"Mama bakal biarkan Jin menyelesaikannya sendiri, tapi nggak untuk menggugurkan, jika laki-laki itu nggak mau tanggung jawab. Biar mama yang menghadapinya. okee?"
Seokjin mengangguk paham, lalu memeluk Mama cantiknya kembali.
-
Serangan demi serangan masih erlangsung. Anggota Yunho jauh lebih kuat, untung saja mereka yang anak kulihan bisa mengimbangi power musuh dengan bantuan Daniel, Ya mereka tidak hanya terdiri dari NORE dan anggota Daniel, tapi juga anggota bisnis bawah tanah keluarga Choi. Awalnya seimbang sebelum Yunho berhasil menyandra Namjoon. Membuat aksi penyerangan itu berhenti.
"Jangan pedulikan gue, cepat cari Jungkook, sebelum mereka membawanya kabur!" teriak Namjoon sambil berusaha melepaskan cengkrama Yunho.
Semua anggotanya berhenti menyerang melihat posisi Namjoon yang berbahaya.
"Dasar bocah ingusan, sekali saja pistol ini menembak kepala mu, kau akan langsung mati."
"Gue ga peduli."
"Ternyata Jungkook memiliki banyak anjing penjaga di belakangnya." Yunho tertawa keras, sambil meneliti wajah satu persatu musuh yang menyerang kawasannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
For Taehyung (VKOOK)✅
FanfictionWARMING (INI CERITA GANTI GENRE GS KE BL YAA, kalo ada typo mohon maaf, kalian bisa komentar) BOYS LOVE (END) Saat sebuah rahasia menjadi alasan untuk berjuang. Itulah yang Jungkook lakukan agar kembali pada 'dia'. Hidup yang tidak biasa dan dipenuh...
